Viral Video berdurasi 7:26 detik, Aktivis Muda Kota Gunung Sitoli Angkat Bicara

Aktivis Muda Kota Gunung Sitoli, dan foto video penggusuran kebaktian salah satu gereja.

GUNUNG SITOLI, TOPKOTA.com – Video berdurasi 7:26 detik yang menampilkan perampas hak kemerdekaan memeluk agama membuat Aktivis Muda asal Gunungsitoli Edward Lahagu angkat bicara, Senin (26/8).

Dalam video tersebut terlihat satuan mirip polisi, mengusur kebaktian salah satu gereja kharismatik yang Ada dikabupaten Indragiri Hilir yang sering dijuluki Negeri seribu jembatan di Provinsi Riau itu. Tampak pada video berdurasi 7:26 detik yang dishare di grup facebook Teman Ahok sekitar 2 jam lalu membuat warga Netizen bertanya-tanya tentang kebebasan umat beragama.

Salah satu diantaranya Edward Lahagu Mantan Badan pengurusan Cabang atau  disingkat BPC GMKI Tahun 2008 asal Gunungsitoli Nias, yang sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi. “Saya sangat menyesali kejadian ini terjadi, seharusnya pihak petugas pada saat itu memberikan mereka kesempatan untuk beribadah baru seusai ibadah dibicarakan apa yang hendak diselesaikan,” ujarnya.

Tambahnya,  karena menurut Pasal 28E ayat (2)  UUD 1945 juga menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan. Selain itu dalam Pasal 28I ayat (1) UUD 1945 juga diakui bahwa hak untuk beragama merupakan hak asasi manusia. Selanjutnya Pasal 29 ayat (2) UUD 1945 juga menyatakan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama. “Hal ini telah terampas kepada anak-anak bangsa sendiri di daerah Negeri seribu jembatan itu,” tegas Edward itu

Edward juga meminta keadilan kepada Presiden untuk menyikapi video tersebut, karena telah merampas kemerdekaan penduduknya untuk beribadah. “Negara kita negara hukum, kami yakin dan percaya bahwa pak Presiden bisa menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya Edward (AF)

 

 

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/