Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Sergai Berkomitmen Gunakan Teknologi dan Energi Terbarukan

Bupati Sergai Ir H Soekirman saat menghadiri kunjungan dari jajaran AUT New Zealand bertempat di Ruang Rapat Politeknik Negeri Medan (Polmed) Jalan Dr Mansyur.

SERGAI, TOPKOTA.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Seregai) berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama pada bidang Teknologi dan Energi Terbarukan dengan Politeknik Medan dan Auckland University of Technology (AUT) New Zealand. Kerjasama tersebut dilaksanakan saat menerima kunjungan dari jajaran AUT New Zealand bertempat di Ruang Rapat Politeknik Negeri Medan (Polmed) Jalan Dr Mansyur, kemarin.

Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, Project Manager AUT New Zealand Mr. Lester Finch, Direktur Polmed yang diwakili Wadir IV Bidang Kerjasama Berta Br Ginting, MT, Wadir III Bidang Kemahasiswaan Nisfan Bahri ST MT beserta jajaran, Kepala BPBD Provsu Dr Ir H Riadil Akhir Lubis, M.Si beserta jajaran.

Mengawali sambutannya Bupati Sergai Ir H Soekirman mengapresiasi atas kunjungan balasan Mr Lester Finch dari AUT New Zealand serta dipilihnya Kabupaten Sergai dalam pertemuan hari ini oleh Politeknik Medan. Bupati menyampaikan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat saat ini baru berusia 14 tahun, dengan luas 190.000 hektar, 150.000 sawit. Untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sergai berasal dari pertanian dan pangan 40%, industri 20%, 15% jasa. Pada Jangka menengah ada 21 peraihan yang ingin diraih, termasuk di dalamnya energi terbarukan dari air dan biomasa.

Pada segmen energi terbarukan lanjut Bupati, Tahun 2016 hingga 2018 direview untuk peluang pemanfaatan energi dari air tidak akan tercapai, karena 10 tahun belakangan pihak swasta hanya minta izin prinsip, namun tidak ada aksi. Dengan alasan izin prinsip terus diperbaharui, PLN belum berjanji untuk membeli. Kalau ada pembangkit di bawah 10 MW maka akan dibeli oleh PLN, sesuai dengan peraturan pemerintah.

Akan tetapi tambah Bupati, mengingat untuk pembangkit 1 MW butuh dana 25 Miliar, maka energi terbarukan merupakan solusi dan bentuk energi terbarukan saat ini yang lebih potensial adalah biomassa, yaitu merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. “Hal yang saat ini terus kami ekplor guna dijadikan komoditas yang dikembangkan melalui inovasi-inovasi dan dapat diambil manfaatnya secara maksimal,” ujarnya.

Pemkab Sergai sangat menyambut baik tawaran kerjasama pemanfaatan teknologi dari Polmed serta AUT University New Zealand. Hal ini akan segera dikaji pada tahap kerjasama yang lebih intensif nantinya. Dengan ditandai adanya penyeragaman komitmen dari ketiga belah pihak pada hari ini. Intinya agar supaya profitabilitas (keuntungan) serta mobilisasi alat yang diberikan diharapkan tinggi dan dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.

Dilain sisi, kesiapan dari Pemkab Sergai dalam pemanfaatan bantuan teknologi dari Polmed tersebut nantinya diyakin akan maksimal dengan didukung oleh ketersediaan perusahaan jasa servis peralatan berat Kubota di Sergai yang juga merupakan satu-satunya yang ada di Sumut. “Nantinya kami rencanakan bantuan tersebut akan dikelola oleh pemerintah daerah salah satunya melalui konsep penyewaan traktor berbasis aplikasi bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Bupati.

Sebelumnya Manager Project AUT University New Zealand Mr. Lester Finch mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang baik dari Polmed dan Pemkab Sergai. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan AUT dari kunjungan Gubernur dan Bupati/Walikota di Sumut pada bulan Mei 2018 lalu. Disampaikan lagi bahwa bidang energi terbarukan menjadi daya tarik bagi AUT New Zealand yang merupakan perguruan tinggi terbesar kedua di Selandia Baru untuk meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan institusi.

“Pada poin energi terbarukan, saat ini Selandia Baru memanfaatkan energi 80% yang berasal dari energi terbarukan. Untuk itu kami akan siap menjalin kerjasama dengan Pemkab Sergai dan Polmed dalam hal pemanfaatan teknologi serta energi terbarukan melalui proyek berskala internasional,” jelas Mr Lester Finch.

Sementara Direktur Polmed M Syahruddin ST MT yang diwakili Wadir IV Bidang Kerjasama Polmed Berta Br Ginting  mengungkapkan rasa kehormatan atas kunjungan dari AUT New Zealand. “Selain itu kami merasa Kabupaten Sergai sebagai salah satu daerah yang potensial sehingga dipilih guna menjajaki kerjasama bidang teknologi khususnya pertanian mengingat saat ini kita fokus pada pemanfaatan energi terbarukan seperti biogas dan biomassa,” ujarnya.

Menurutnya, ini adalah tantangan seperti yang disampaikan Bupati Soekirman, bahwa pemanfaatan teknologi juga hendaknya masuk pada bidang pertanian, dan nantinya akan disebar pada lingkungan Polmed. “Selain itu juga awal yang baik antara Polmed dengan pemerintah daerah khususnya Pemkab Sergai serta hal ini satu kolaborasi lagi yang melibatkan luar negeri, pemerintah daerah juga universitas dalam hal ini adalah Polmed. Angan-angan dan cita-cita yang lebih baik menjadi tantangan serta tugas bagi kita semua agar mimpi dan cita-cita pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya dapat kita wujudkan,”ujarnya.

Pada dialog tersebut, disampaikan bahwa Polmed akan memberikan bantuan berupa aplikasi dan peralatan (traktor) sebagai bentuk kerjasama dengan pemerintah daerah, namun dibutuhkan komitmen untuk menjaga dan memanfaatkan aplikasi serta peralatan yang didukung perawatan (maintenance) yang optimal serta terpusat dikelola oleh pemerintah daerah. “Semoga hasil pertemuan ini akan dikembangkan dan diaplikasikan sesegera mungkin,” harap Berta Br Ginting. (End)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/