Tiga Spesialis Bongkar Rumah Kritis Dihakimi Massa Bahkan Sampai Ditelanjangi

Pelaku yang kritis dihajar massa

MEDAN, TOPKOTA.com – Sepuluh kali sukses melakukan pencurian di sejumlah rumah mewah akhirnya ketiga pria ini ketiban apes.  Ketika beraksi di salah satu rumah di Jalan Karya Baru II No.19 Kelurahan Helvetia Timur Kec.Medan Helvetia, ketiga spesialis bongkar rumah ini kepergok pemilik rumah. Sempat berhasil melarikan diri dengan mengendarai mobil, namun akhirnya berhasil ditangkap warga. Alhasil ketiga pria ini kritis dipukuli bahkan ditelanjangi.

Ketiga pelaku yakni Anto Pasaribu (33) warga Desa Naga Saribu II Kecamatan Lintong Nihuta Kabupaten Humbahas, Adek Candra Ginting (34) warga Jalan Jamin Ginting Pasar 7 Simpang Pos Padang Bulan dan Pak Muel Siregar, (35) warga Martubung yang berhasil ditangkap di Jalan Veteran Gang Sukarjo Dusun I Desa Manunggal Kec.Labuhan Deli Kab.Deli Serdang, Rabu (8/8) sekira pukul 13.30 Wib.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Hendris Tampubolon SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan menerangkan bahwa pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwasannya di Jalan Veteran Gg. Sukarjo Dusun I Desa Manunggal Kec. Labuhan Deli Kab. Deli Serdang, telah diamankannya satu unit mobil Toyota Avanza  milik pelaku Curat oleh masyarakat dan sedang mengejar tersangka yang di duga melakukan pencurian /bongkar Rumah.

Mendapat info tersebut Kapolsek Medan Labuhan Kompol Hendris Tampubolon S.H, Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan SH., Personil Reskrim Polsek Medan Labuhan dibantu Polres Pelabuhan Belawan menuju lokasi.

“Sesampainya di;okasi team melakukan pengejaran bersama warga Masyarakat  dan berhasil mengamankan  3 (Tiga) berikut barang bukti dari para pelaku. Salah satu pelaku menjadi sasaran amuk massa dan mengakibatkan luka parah serta barang bukti mobil milik pelaku mengalami kerusakan pada bagian kaca dan body depan,” ujar Kapolsek.

Dua pelaku dan barang bukti saat diapit personil Polsek Medan Labuhan

Lanjut Kapolsek, team yang melihat kejadian tersebut segara mengamankan ketiga pelaku. Namun satu orang tersangka yakni Pak Muel Siregar harus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut karena mengalami luka yang sangat serius guna mendapat perawatan medis.

“Selanjutnya team mengamankan kedua tersangka dan satu unit mobil Avanza dan peralatan untuk membongkar tumah berupa lempengan besi padu, gunting dan kunci leter “L” ke Polsekta Medan Labuhan guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Dari hasil interogasi terhadap para pelaku, diketahui baru selesai melakukan pencurian pada sebuah rumah di Jalan Karya Baru II Helvetia dan selanjutnya Kanit Reskrim menuju TKP dan menyarankan kepada korban Yusdawanti (31) untuk membuat Laporan Polisi di Polsek Helvetia.

Sementara korban Yusdawanti menerangkan peristiwa pencurian tersebut terjadi ketika rumahnya dalam keadaan kosong karena ditinggal untuk berbelanja. Namun saat korban pulang, pagar dan pintu rumahnya terbuka dan rusak. Merasa curiga korban membunyikan suara klakson sepeda motor yang dikendarainya.

“Setelah saat bunyikan klakson, tiba-tiba tiga orang laki-laki yang tidak dikenal keluar dari rumah sambil berlari, saya laget dan spontan berteriak sambil mengejar para lelaki itu. Mereka langsung masuk ke dalam mobil Avanza dan kabur,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan warga sekitar Triutami Kusuma Ayu dan M Diki Setiawan yang kaget mendengar suara teriakan. “Pada saat ka,o melintas di wilayah tersebut dengan mengendarai sepeda motor, tiba-tiba kami mendengar suara teriakan korban, sambil mengatakan “Maling-maling”. Kami juga langsung teriak sambil mengejar mobil para pelaku, dan beruntung warga banyak yang mendengar sehingga ikut juga turut mengejar,” ujarnya.

Pelarian para Pelaku dengan menggunakan mobil Avanza dari Jalan Karya (TKP) sampai ke Jalan Veteran Gg. Sukarjo Desa Manunggal Kec. Labuhan Deli Kab. Deli Serdang terhenti di sebabkan oleh kejaran para warga, dan mobil yang digunakan para pelaku mengalami jalan buntu.

Rumah yang dibongkar para pelaku

Warga yang emosi dengan aksi pencurian langsung memukuli para pelaku hingga babak belur bahkan sempat melepas pakaian para pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan menerangkan dari hasil interogasi dari dua pelaku yang diamankan mengaku telah 10 kali melakukan pencurian dengan cara membongkar rumah. “Mereka beraksi di Jalan Karya dan Padang Bulan dengan merusak pintu dan pagar rumah dengan menggunakan linggis dan gunting gembok. Mereka juga mengaku bersalah telah melakukan pencurian barang,” ujarnya.

Selain ketiga tersangka yang diamankan, adapun barang bukti yang berhasil disita pihak Kepolisian yakni 1 unit mobil Avanza Warna Hitam BK 1231 OB (dalam keadaan kaca pecah), 3 set plat mobil, 1 pucuk senjata jenis Air Soft Gun, 1 buah linggis, 1 buah gunting besi, 6 buah plat besi pau, 1 buah pisau, 1 buah gembok, 1 buah samurai, 5 kunci letter L, 2 buah tas warna cokelat dan hitam, 2 unit handphone, 1 plasdisk, 1 buah kartu identitas Adek Candra Ginting, 1 buah SIM C Anto Pasaribu dan 1 buah kartu BPJS Anto Pasaribu. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/