Terkait Pembunuhan Jimmy Harefa, Pengacara Kondang Faigiasa Menduga Pelaku Lebih Dari Satu

Pengacara Kondang Faigiasa Bawamenewi (foto atas) dan mayat korban (foto bawah).

GUNUNG SITOLI, TOPKOTA.com – Keberhasilan Polres Nias mengungkap pembunuh Jimmy Harefa disoroti Pengacara Kondang Faigiasa Bawamenewi. Menurutnya petugas terlalu terburu-buru mengungkap motif pembunuhan tersebut dan terkesan prematur.

“Seperti pengakuan tersangka tentang hutang. Apakah sudah dicek kebenaran bahwa dia memiliki hutang?. Dan kepada siapa dia berhutang?. Hal ini menjadi salah satu contoh yang belum dijelaskan Kapolres Nias hingga saat ini,” beber Pria yang pernah bertugas di Institusi Kepolisian sekitar tahun 1982-1990 di Polda Sumatera Barat tersebut saat ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (30/8).

Faigiasa juga menduga pelaku lebih dari 1 orang, dan korban dieksekusi di luar rumah korban. Oleh karena itu dirinya berharap agar penegak hukum mendalami lagi kasus ini, sehingga tidak menimbulkan banyak tanda tanya untuk masyarakat. “Saya berharap kepada Polres Nias, agar lebih mendalami kasus ini,” Pinta Faigiasa.

Terpisah, Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan SIk melalui Ps Paur Subbag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo mengatakan bahwa terkait materi penyelidikan tidak dapat dipublikasi oleh penyidik. “Mohon maaf, hal yang terkait materi penyelidikan tidak dapat kami sampaikan secara gamblang. Terimakasih,”  kata Restu  singkat menjawab konfirmasi awak media via WhatsApp, Jumat(30/8) sekira pukul 17.08 Wib.

Dari pantauan awak media, saat ini pihak keluarga korban terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu memberikan informasi kepada penyidik. (FL)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/