Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Ibu Kartijah Syok Anaknya Divonis 11 Tahun

Ibu Kartijah saat ditemui di kediamannya.

MEDAN, TOPKOTA.com – Vonis 11 tahun kurungan badan yang dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, kepada Susanto alias Anto (45), terdakwa kasus pelecehan seksual (sodomi) membuat Kartijah, ibunda Anto sempat syok dan jatuh sakit.

Betapa tidak, karena wanita berusia 65 tahun ini tidak menduga hakim memvonis selama itu terhadap putranya.  “Anak saya kok divonis hakim sebelas tahun ya. Padahal sewaktu dipersidangan di PN Lubukpakam setahu anak saya Suparti (kakak kandung Anto.red) tidak ada visum terjadinya perbuatan sodomi itu. Dan yang ada hanya dua orang saksi yang merupakan teman-temannya,” ujar Kartijah lirih.

Dengan perasaan sedih Kartijah memaparkan bahwa anaknya Anto selama ini dikenal sebagai orang yang gemar melukis dan membuat patung. Selain itu, kata Kartijah, anaknya tersebut kerap membina anak-anak yang terlanjur terjerumus ke lembah narkoba. “Ya sebagian anak-anak yang dibina Anto itu berhasil disembuhkan dan kembali menjadi orang yang lebih baik,” cerita Kartijah yang diamini Suparti.

Kartijah menuturkan kalau anak-anak yang sudah terlanjur menjadi asuhan Anto kini seperti ayam kehilangan induknya lantaran tidak ada lagi yang membina mereka. “Sekarang ini saya hanya bisa berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa mengirim orang yang dapat membantu meringankan vonis penjara terhadap anaknya tersebut, sebab nalurinya mengatakan anaknya itu tidak lah seperti yang dituduhkan,“ ujarnya dengan menitikan air mata.

Sementara itu pengacara terdakwa Anto, Robert Sinaga SH saat dikonfirmasi via telepon seluler, kemarin petang, menyebutkan bahwa kasus tersebut cuma pelecehan, bukan sodomi dan tidak terbukti kalau anus korbannya mengalami luka robek.

Sebelumnya, Susanto alias Anto, warga Jalan Cokro Aminoto Lubukpakam dilaporkan oleh korbannya berinisial R yang masih dibawah umur, atas tuduhan pelecehan seksual ke pihak kepolisian Deliserdang. Berdasarkan laporan tersebut Anto lalu ditangkap petugas kepolisian hingga kasusnya sampai ke pengadilan. (Amri)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/