Terjaring OTT Polres Sergai, Oknum Pengawas Sekolah Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara

Kapolres Sergai saat memperlihatkan tersangka dan barang bukti.

SERGAI, TOPKOTA.com – Oknum Pengawas Sekolah inisial A (59) yang ditangkap Polres Sergai dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengutipan untuk dana mengikuti pelatihan dengan pemungutan biaya diambil dari para guru mencapai Rp 600.000 dijerat pasal 12 e UU RI no 31 tahun 1999 yang dirubah UU RI no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi .

Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu SSos SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Alexander Putra Piliang dan Kasubag Humas AKP Nellyta Isma di halaman Mapolres Sergai, Rabu (10/10) siang kepada wartawan menyampaikan tersangka berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang beberapa waktu lalu ditangkap personil Reskrim Polres Sergai karena terlibat melakukan pungutan liar.

“Tersangka ditangkap atas kasus OTT dengan modus mengutip uang kepada guru-guru yang akan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifitkat. Jumlah dana yang dipungli terkumpul Rp 21.600.000,”jelas Kapolres.

Kapolres juga menambahkan tersangka akan diancam dengan maksimal 20 tahun penjara dan denda. “Ancaman tersangka berupa kurungan minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dengan denda maksimal 1 milyar,” imbuhnya.

Selain memaparkan penangkapan oknum Pengawas inisial A selaku tersangka kasus OTT, Polres Sergai juga memaparkan barang bukti uang sebanyak 21.600.000, dengan rincian 3.000.000 ditemukan diatas meja dan uang Rp 18.600.000 dalam tas milik tersangka. (End)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/