Tahun 2018 Korban Tewas 74 Orang, Polres Sergai Kampanyekan Keselamatan Lalu Lintas

Satlantas Polres Sergai menggelar acara Kampanye Keselamatan Lalu Lintas.

SEI RAMPAH, TOPKOTA.com – Korban tewas berdasarkan data kecelakaan lalu lintas yang dirilis  Satlantas Polres Sergai sebanyak 74 orang, luka berat sebanyak 83 orang dan luka ringan 448 orang sedangkan jumlah kecelakaan mencapai 303 kasus.

Menurut data, para remaja dan anak muda masih menyumbangkan jumlah kecelakaan tinggi di Kabupaten Serdang Bedagai Khususnya di Wilayah Hukum Polres Sergai. Korban kecelakaan berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa atau sekarang ini dikenal dengan sebutan anak “zaman now” atau milenial.

Guna mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas sekaligus menjadi ikon road safety Polres Sergai mengundang komunitas becak motor (betor) dan motor di halaman Satlantas Polres Sergai, Senin (14/1).

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Pasaribu dalam sambutannya berpesan agar para pengendara berhati hati di jalan raya dan mematuhi rambu lalu lintas. Ia juga mengingatkan jika terjadi perstiwa kecelakaan agar diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Jangan karena masalah kecil bisa berakibat fatal, hendaknya segera melakukan perdamaian dan menyelesaikan masalah. Sebab, tidak seorangpun menginginkan kecelakaan, mohon jaga ketertiban di jalan raya dan tolong sampaikan kepada saudara kita agar kita tetap menjaga kondusifitas,” ungkap kapolres.

Polres Sergai dalam mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas, dengan tema “Millenial Road Safety Festival”  mengajak masyarakat agar mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas. Upaya yang dilakukan Satlantas Polres Sergai sangat familiar dan menghibur dengan memberikan bantuan sembako kepada ratusan parbetor dan komunitas motor.

“Ini merupakan gerakan moral, karena gerakan untuk peduli kemanusiaan dan gerakan ini sifat bentuknya kampanye keselamatan yang masif, terstruktur,dan diharapak menjadi perhatian semua orang bagaimana besarnya dampak kecelakaan di jalan raya tersebut,” tandas kapolres sembari berharap agar masyarakat pengguna bisa lebih tertib agar bisa tercipta suasana aman dan nyaman selama berkendara di jalan raya.

Ditambahkan Kasatlantas Polres Sergai AKP M Haris SE, wilayah hukum Satlantas Polres Sergai melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sepanjang 40 KM sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas disebabkan bantak faktor, diantarannya wilayah Sergai dengan intensitas jumlah kendaraan yang melintas sangat tinggi, bahu jalan yang sempit serta minimnya penerangan jalan ditambah seidikit human error,” jelasnya.

Secara terperinci, Haris menganalisis bahwa kondisi wilayah Sergai di Jalinsum berada di luar Kota Medan, Binjai, sedangkan dari luar daerah, seperti Tabagsel. “Misalnya, sipengendara berangkat dari Binjai, Medan. Setelah tiba di Sergai maka otomatis setelah bersitirahat sebelum memasuki Sergai makan dan kemudian melanjutkan perjalanan begitu juga dari arah Tabagsel. Kemudian, kondisi kendaraan jelas terjadi beban maksimum, kondisi ban, rem mungkin mengalami aus dan sebagainya ditambah lagi pengemudi mulai mengantuk,” bebernya sembari menambahkan banyak faktor ini bisa menjadi penyebab terjadi kecelakaan dan umumnya terjadi di malam hari. (End)

 

 

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/