Sofyan Taufik SH : Proyek Mubazir, Kejaksaan Bisa Lakukan Penyelidikan

Pengamat Hukum Sofyan Taufik SH

MEDAN, TOPKOTA,com – Pembangunan halte dan traffict light di Kabupaten Karo telah selesai dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan setempat. Namun pekerjaan itu dinilai mubazir.

Pasalnya, bangunan halte diduga tidak sesuai peruntukan dan terawat. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa halte yang dihiasi dengan coretan.  Akibatnya, beberapa elemen masyarakat disana menduga telah terjadi pemborosan anggaran dengan merealisasikan anggaran halte dan traffict light di dalam APBD Karo yang tidak tepat sasaran.

Menanggapi hal ini, praktisi hukum muda, Sofyan Taufik SH, angkat bicara. Kata sofyan, dengan munculnya pemberitaan tentang pemubaziran anggaran di Dinas Perhubungan Karo, maka kejaksaan bisa melakukan penyelidikan.

“Tanpa adanya laporan, kejaksaan setempat bisa langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. Apalagi ini sudah mencuat ke publik. Kalau memang penempatan halte itu dinilai tidak sesuai untuk peruntukan, maka ini bisa dijadikan salah satu alat bukti,” katanya ketika dihubungi via Whats Apps, Sabtu (9/6).

Menurutnya, kejaksaan bisa langsung meminta data anggaran mengenai pekerjaan ini ke dinas terkait. Hal ini dilakukan, agar mudah mempelajari berapa anggaran yang dikeluarkan untuk pekerjaan tersebut.

“Kalau kita mau jujur, semua itu bisa dilakukan kejaksaan untuk melakukan penyelidikan. Dan, kalau memang pekerjaan itu mubazir serta tidak sesuai dengan peruntukan, kejaksaan bisa saja langsung menetapkan siapa saja bakal dijadikan tersangka. Kalau mau jujur,” tutupnya. (BP)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/