Siswa SMKN 1 Lotu Dipecat, DPP AJH Laporkan Kadis Pendidikan ke Gubsu dan DPRD SU

Ketua Umum DPP Aliansi Jurnalis Hukum Dofu Gaho.

MEDAN, TOPKOTA.com – Ketua Umum DPP Aliansi Jurnalis Hukum Dofu Gaho menolak kebijakan sekolah SMK Negeri 1 Lotu Nias Utara yang memecat siswa Liverman Nazara (18) karena melanggar Permendikbud No. 82 tahun 2015.

“DPP AJH juga secara resmi membuat surat Pengaduan ke Gubernur Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Ketua DPRD agar segera memanggil Kadis Pendidikan Sumut. Selain itu Kepala Sekolah dan Kepala UPT Diknas Gunung Sitoli sudah keterlaluan dan harus bertanggungjawab terkait dampak pemecatan bisa menimbulkan traumatik bagi siswa,” tegas Ketum ujar Dofu, Rabu (14/8).

Dalam surat tersebut, DPP AJH meminta kepada Ketua DPRD Sumut untuk melakukan pemanggilan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara guna mempertanyakan langsung pemecatan Liverman Nazara. “Secara undang-undang tidak diperbolehkan mengeluarkan siswa dari sekolah, Semestinya pihak sekolah tetap mempertahankan sampai siswa lulus ujian,” tegas Dofu Gaho kepada wartawan.

Ketum DPP AJH mengutip pernyataan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan yang mengatakan sekolah tidak boleh mengeluarkan atau menghentikan pendidikan siswa yang melanggar hukum.

Ia mencontohkan, orang tua yang melihat anaknya melakukan perbuatan keliru tentu tidak mungkin orang tua langsung mengatakan si anak berhenti menjadi anaknya. Demikian juga lembaga pendidikan jangan mengambil sikap memberhentikan siswa dari sekolah, tetapi sebaliknya harus didik lebih jauh lagi. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/