Siksa Suami dan Anak Bahkan Kepergok Selingkuh,  Pegawai BRI Dituntut 1 Tahun Penjara

Terdakwa saat diadili di PN Medan.

MEDAN,TOPKOTA.com – Riris Eva Endang Sianipar selaku ibu rumah tangga dan juga pegawai BRI yang suka menyiksa suami dan anaknya tercengang dituntut selama 1 tahun penjara. Terdakwa dinilai terbukti telah melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berakibat menimbulkan rasa trauma dan psikis terhadap suami serta anak.

Tuntutan itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juliana Tarihoran dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Cakra IX Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin sore. “Menuntut, meminta kepada majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini supaya menjatuhkan hukuman penjara kepada terdakwa Riris Eva Endang Sianipar selama 1 tahun,” tandas JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Gosen Butar-Butar.

Juliana menyebutkan, bahwa terdakwa Riris yang merupakan warga Jalan Priuk, Gang Subur Nomor 12-B, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, terbukti bersalah melanggar Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Dalam amar tuntutannya, JPU menjelaskan, perbuatan terdakwa telah menimbulkan rasa traumatik kepada Eden Manalu selaku suaminya dan ketiga anaknya yang terjadi semenjak tahun 2014 lalu.

Dampak psikis ini, lanjut Juliana, sangat dirasakan Eden Manalu yang malu karena perbuatan selingkuh terdakwa dengan seorang pria berinisial JRS dengan adanya sejumlah bukti foto yang terlampir. Tidak hanya rasa trauma bagi Eden Manalu, hal ini juga berdampak terhadap ketiga anak mereka yakni SW Manalu, CB Manalu dan YG Manalu.

“Selama persidangan, ketiga anaknya mengutarakan adanya perlakuan kasar dari terdakwa baik itu pemukulan maupun penekanan dalam bentuk perkataan. Selain itu,  Eden Manalu selaku korban tidak dianggap sebagai suami sehingga terdakwa mengambil keputusan sendiri,” jelasnya.

Masih dalam tuntutan tersebut, suami terdakwa sering mendapat intimidasi terlebih lagi ketika ingin menjumpai dan menjemput putri ketiganya, kita sebut saja mamanya  YG br Manalu yang tinggal bersama di rumah terdakwa Riris, Jalan Pabrik Tenun Gang Mangkok.

“Saat bertemu dengan terdakwa yang merupakan pegawai BRI Unit Tandem, Kota Binjai, terdakwa sempat mengusir dan mengajak ribut serta menolak keinginan korban untuk bertemu dengan anaknya,” cetus JPU dari Kejatisu tersebut.

Hal lain yang memberatkan terdakwa dalam tuntutan, bahwa Riris tidak mau berdamai dengan korban. Sehingga korban merasa trauma dan berpengaruh kepada kesehatannya karena selain rasa malu juga rasa sedih akibat melihat kelakuan terdakwa.

Pantauan wartawan diruang sidang terlihat Riris Eva Endang br Sianipar yang didudukkan di kursi pesakitan, tampak tak menunjukkan rasa penyesalnya.  Walaupun telah dihukum 1 tahun penjara. (Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/