Sidang Prapid SP3 Dugaan SKCK Palsu, Kuasa Hukum Pemohon Serahkan Kesimpulan Kepada Majelis Hakim

Kuasa Hukum dari pemohon Lo’ozaro Zebua saat di Pengadilan Negeri Gunung Sitoli.

GUNUNG SITOLI, TOPKOTA.com – Sidang prapid penghentian penyidikan dugaan SKCK Palsu yang dilakukan Polres Nias kembali digelar yang keempat kalinya di Pengadilan Gunungsitoli. Kali ini agenda sidang mengenai penyerahan kesimpulan, Jumat (16/8).

Kuasa Hukum Pemohon Budieli Dawolo saat diwawancarai di Pengadilan Gunungsitoli mengatakan pihak pemohon menyerahkan kesimpulan, namun sebelum penyerahan kesimpulan kepada majelis hakim, kuasa hukum pemohon telah menyerahkan tambahan bukti surat yang dirasa kuasa hukum pemohon sangat penting sebagai pertimbangan  dalam perkara yang sedang berlangsung.

“Setelah penyampaian kesimpulan, kita sebagai kuasa hukum mengharapkan kepada majelis yang memeriksa perkara ini bisa mengambil kesimpulan sesuai dengan undang-undang yang berlaku dengan pertimbangan-pertimbangan, baik dari bukti-bukti surat maupun dari keterangan saksi-saksi yang dihadirkan,” ujarnya.

Lanjutnya, sebelum pemohon masuk pada agenda kesimpulan di sidang praperadilan ini, pemohon telah menghadirkan 3 orang saksi. Sementara pihak termohon belum menghadirkan saksi dalam perkara praperadilan ini,  hanya menghadirkan saksi ahli pidana.

Menurut kuasa hukum pemohon Budieli Dawolo keterangan saksi yang telah terungkap di persidangan dinilai sudah cukup dan sangat meyakinkan untuk majelis hakim mengambil suatu kesimpulan. “Dalam putusan yang digelar Selasa depan nantinya, kita harapkan agar SP3 atas laporan klien kita Lo’ozaro Zebua di Polres Nias dibatalkan dan dilanjutkan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di NKRI,” tutupnya. (AF)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/