RSUD Aekkanopan Larang Wartawan Meliput Berita

Salah satu baliho yang dipasang RSUD terkait larangan mengambil dokumentasi.

AEKKANOPAN, TOPKOTA. com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aekkanopan  Kecamatan Kualuhhulu Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dr Hj Tengku Mestika Mayang, sepertinya mulai memperlihat arogansinya terhadap wartawan disana. Buktinya, salah seorang wartawan topkota.com saat ingin meliput berita di instansi pelayanan kesehatan tersebut, mendapat pelarangan dari pihak pegawai RSUD Aekkanopan, Kamis (5/12).

Sebagaimana dialami wartawan ketika ingin mengambil dokumentasi buruknya fasilitas pelayanan medis di RSUD Aekkanopan, salah seorang pegawai yang tidak diketahui identitasnya tiba-tiba melarang wartawan untuk memfoto ruangan pelayanan medis.

Dengan alasan harus mendapat izin dari Direktur RSUD Aekkanopan, dr Hj Tengku Mestika Mayang, pegawai tadi mengajak wartawan untuk bertemu dengan salah saorang pimpinan disana. Sayangnya,  tidak seorang pun pimpinan disana dapat ditemui tanpa adanya penjelasan yang jelas.

Akhirnya salah seorang pegawai yang mengaku sebagai Case Manager RSUD dr Lokita, mencoba untuk menjelaskan persoalan larangan meliput berita oleh wartawan. Disebutnya,  RSUD memiliki peraturan tersendiri yang melarang wartawan untuk mengambil foto maupun dokumentasi lain di rumah sakit itu.

Diantaranya, terang Lokita, Undang-Undang (UU) RI No. 29 tahun 2004 pada pasal 48 dan 51, kemudian UU No. 36 tahun 1999 pada pasal 40.

Sayangnya, setelah mengetahui jika Undang-Undang tersebut bukanlah peraturan yang melarang untuk meliput berita oleh wartawan di rumah sakit, melainkan peraturan tentang praktik kedokteran yang mengatur rahasia dokter berikut hak dan kewajiban dokter atau dokter gigi, Lokita malah bungkam tanpa kata. Malah, Lokita menyarankan untuk bertemu langsung dengan Direktur RSUD Senin depan sepulang dari tugas luar ke Jakarta.

“Nanti saja jumpa langsung dengan Direktur Hari Senin, setelah Ibu Direktur pulang. Saat ini Direktur sedang tugas luar ke Jakarta,” elak Lokita berdalih. (Fachri Ramadhan Daulay)

 

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/