Proyek Halte dan Traffik Light Kabupaten Karo Dinilai Mubazir

Gambar Ilustrasi Halte

KABANJAHE, TOPKOTA.com -Sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Karo menilai, pembangunan  Halte dan Traffik Light (lampu merah, red) di beberapa titik Kota Kabanjahe maupun Berastagi dinilai mubazir dan tidak bermanfaat sepenuhnya sehingga terkesan pemborosan keuangan negara.

Ginting warga Kabanjahe dan Er.Karo-Karo saat bertemu wartawan, baru-baru ini  mengatakan, adapun Lokasi halte ini diantaranya berdiri di Jalan Jamin Ginting dekat SMPN 1 Kabanjahe persisnya depan Kantor Bupati Karo dan SMAN 2 Kabanjahe tersebut diduga hanya menghamburkan uang APBD Kabupaten Karo saja, tanpa memperhatikan perawatannya. “Lihat saja halte dibuat ajang coret-coretan siswa. Seharusnya halte bus ini tidak usah dibangun jika memang tidak akan difungsikan. Sebab, letak halte tepat di tengah Kota dan masih dilalui angkutan umum. Sementara pengadaan proyek halte tahun sebelumnya masih berdiri dan juga tak terawat,” kata mereka dengan nada kesal.

Menurut mereka, Pemerintah Kabupaten Karo seharusnya selektif dalam merealisasikan suatu anggaran. “Coba saja lihat sekarang, tidak ada gunanya dibangun halte bus itu. Sama sekali tak ada manfaatnya, hanya jadi pajangan saja dan akan rusak dimakan waktu,” beber mereka.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Karo, Gelora Fajar Purba ketika dikonfirmasi di kantornya sedang tidak berada di tempat. (John Ginting)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/