Polres Karo Layangkan Surat Status Tersangka Lilik Suhendro ASN Dinas Pertanian ke BKD Karo

Lilik Suhendro, PNS sekaligus Tersangka KDRT pemukulan terhadap istri yang terlihat sudah mencukur rambutnya dalam penjara. 

KABANJAHE, TOPKOTA.com – “Sudah Jatuh Ketimpa Tangga Lagi”, pepatah ini nampaknya sangat wajar diterima Lilik Suhendro. Kenapa demikian?, sudah 3 malam meringkuk di penjara dan terancam dipecat sebagai ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Karo,  kini Polres Tanah Karo telah melayangkan surat pemberitahuan status tersangka Lilik Suhendro ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karo.

“Benar, kita sudah melayangkan Surat Pemberitahuan Tersangka ASN atas Nama Lilik Suhendro ke Dinas Pertanian dan BKD Kabupaten Karo, ” ungkap Kasat Reskrim yang disampaikan Kanit PPA Aiptu Antoni Ginting kepada wartawan Kamis (11/4) di ruang kerjanya.

Kanit PPA lebih lanjut mengatakan bahwa surat dengan nomor B-294/IV/Reskrim/2019 perihal pemberitahuan tersangka ASN Dinas Pertanian telah dikirimkan ke bagian BKD Karo, tertanggal 10 April 2019. “Sudah kita kirimkan surat pemberitahuan status tersangka Lilik Suhendro ke BKD kemarin,” ujarnya.

Sekedar mengingatkan Lilik Suhendro ditetapkan sebagai tersangka kasusk KDRT dan sudah ditahan Polres Karo selama 3 hari. Selain itu pria berumur 51 tahun ini terancam dipecat dari jabatannya di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo.

Hal ini mengacu pada Undang Undang ASN (Aparatur Sipil Negara) Nomor 80 Tahun 2014 berbunyi ASN yang tersandung kasus hukum pidana diberhentikan sementara hingga menunggu keputusan syah atau inkrah. Demikian ditegaskan Kepala BKD Karo, Muliyanta Tarigan melalui Kabid Diklat Adil Sitepu di ruang kerjanya, Rabu (10/3) kepada sejumlah wartawan.

Soal hak yang akan diterima Lilik terkait gaji pegawainya jika dipecat, Adil mengatakan bahwa berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2017 pasal 250 tentang Managemen ASN yang terlibat jeratan hukum pidana hanya mendapat 50 persen lagi dari gaji pokok.

Terpisah, pantauan wartawan, Rabu (10/3) sekira pukul 14:00 Wib di kediaman Lilik Suhendro di Jalan Jamin Ginting Gang Tropis Kecamatan Kabanjahe tampak terlihat sepi, begitu juga saat wartawan mencoba mengunjungi keluarganya di dalam rumah, tampak tidak terlihat seorangpun dan rumah dalam keadaan kosong dan terkunci.

Namun saat wartawan bertemu dengan tetangga Lilik, mereka tidak mengetahui ASN tersebut terjerat kasus pidana. “Kami tidak tahu dimana keberadaan mas Lilik ini, cuman setau kami dia dinas luar dan ini rencananya kami mau ke Rumah Sakit menjenguk anaknya yang sakit,” ungkap ibu yang mengunakan jilbab sembari berlalu jalan meninggalkan wartawan.

Lain halnya yang diucapkan wanita yang mengaku beru Sitepu ini saat mendampingi suaminya bercocok tanaman sayur-mayur di depan kediaman Lilik, yang menyebut bahwa Lilik kurang bermasyarakat pada warga sekitar sini.

Sebelumnya, Lilik Suhendro (51) ASN di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karo ditangkap Satreskrim Polres Karo karena tega melakukan kekerasan fisik kepada istri sah nya. Sang istri pun dibalbal hingga berdarah lantaran ketahuan Lilik sudah kawin lagi dengan wanita lain.

Akibat kejadian itu istri Lilik yakni Tenang DL Tarigan alias Mamak Prima (21) menderita luka pada bagian bahu, wajah lebam dan berdarah. “Tersangka akan diganjar pasal 44 ayat 91 UU RI No.: 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga,” kata Kasat Reskrim AKP Ras Maju Tarigan melalui Kanit UPPA Aiptu Antoni Ginting, (John Ginting)

 

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/