PNS Dishut Sumut Tinju Istri Pertama Sampai Berlumuran Darah

Korban saat mendatangi Polsek Patumbak.

MEDAN, TOPKOTA.com – Marnelia Boru Purba (51) sudah tidak tahan dengan kelakuan suaminya. Bina rumah tangga yang sudah dijaga hingga 29 terpaksa dicampuri pihak Kepolisian. Dengan wajah memar dan berlumuran darah wanita yang tinggal di Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas mendatangi Polsek Patumbak, Jumat (14/9) sekira pukul 15.00 Wib.

Kepada petugas SPKT, Ibu yang memiliki dua orang anak ini melaporkan suaminya MND seorang PNS yang bekerja di Dinas Kehutanan Sumut karena sudah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sehingga menyebabkan wajahnya bonyok dan kepalanya berdarah.

“Dia kerap seperti kemasukan syetan, langsung memukuli saya tanpa sebab,” ujarnya kepada petugas SPKT Polsek Patumbak.

Selain itu Marnelia mengaku selama ini dirinya juga tidak diberi nafkah lahir dan bathin. Dirinya selalu jadi sasaran amukan suaminya hingga berulang kali. “Dia memukul saya tepat di pelipis bawah mata sebelah kiri, saat itu saya langsung jatuh kelantai dengan posisi telungkup dan mencium lantai, dari kepala saya keluar darah,” ujarnya.

Marnelia juga berharap agar suaminya segera ditangkap pihak Kepolisian, karena dirinya sudah sangat trauma dengan perlakuan kasar suaminya. “Kami sudah 29 tahun berumah tangga, memiliki dua orang anak yang sudah besar-besar, tapi suami saya itu tidak pernah berubah, tetap ringan tangan,” beber Marneila Boru Purba.

Selain itu Marnelia juga mengaku tidak menyesali tindakan yang diambilnya untuk melaporkan suaminya ke Polisi. “Saya tidak menyesal dia masuk penjara, sudah bertahun-tahun ku rasakan sakit hidup bersamanya, dia kawin lagi aku diam, tak dikasih nafkah lahir dan batin juga aku sabar,” ucapnya dengan suara parau.

Marnelia menyebutkan suaminya telah menikah dengan seorang wanita bernama Halimah alias Adek dan telah memiliki satu orang anak.“Suami ku itu sudah kawin lagi dengan seorang wanita bernama Halimah alias Adek, mereka telah memiliki satu orang anak. Demi Allah saya enggak pernah openi, bahkan uang belanja saya cari sendiri, tak pernah saya tuntut ,” ucapnya.

Laporan Marnelia akhirnya diterima Polsek Patumbak dengan Nomor STPL/523/IX/2018/SU/ Polrestabes Medan/ Sek. Dirinya juga berharap agar pihak Kepolisian secepatnya memproses kasus tersebut dengan menangkap suaminya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Ainul Yaqin yang dikonfirmasi membenarkan bahwa korban telah resmi membuat laporan. Saat ini pihak Kepolisian akan mendalami kasus tersebut lebih dahulu dengan memeriksa beberapa orang saksi. (Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/