Plt Bupati Labuhanbatu Minta Pengadaan Barang dan Jasa Harus Sesuai dengan Ketentuan

Plt. Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT saat membuka kegiatan sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

LABUHANBATU, TOPKOTA.com – Plt Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT meminta kepada Kepala Dinas, Badan, Kantor, Camat dan Kepala Desa serta Kepala Kelurahan dalam hal pengadaan barang dan jasa harus hemat dan sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku serta sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 yang berlaku di republik ini.

Demikian dikatakannya saat membuka  acara Sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018, Rabu (13/3) pagi di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu yang dihadiri Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi Tani, Ketua Bawaslu Makmur Munthe, Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih SH MM dan Kasi Intel Kajari selaku Ketua TP4D Labuhanbatu Muhammad Junaidi.

Menurut Andi Suhaimi, saat ini sama-sama diketahui bahwa banyak orang yang terjerat hukum di republik ini. “Saya rasa yang terbesar adalah karena faktor di pengadaan barang dan jasa, dengan demikian kita akan melakukan kegiatan pelelangan ataupun yang akan kita laksanakan di dinas-dinas ini tidak ada suatu benturan yang akan membuat kita tidak baik,” sebutnya.

Lebih lanjut Andi Suhaimi mengatakan, kontraktor yang ada di Kabupaten Labuhanbatu sangat tertinggal dengan potensi-potensi dan kemauan-kemauan yang ingin memajukan Kabupaten Labuhanbatu. “Saya tidak ingin lagi ada kontraktor yang bukan di bidangnya, marilah kita sesuaikan dengan ilmu yang ada pada kontraktor atau kepada teman-teman, sewajarnya hari ini kita membuat pertemuan, mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menambah pengetahuan dan ilmu kita supaya lebih baik lagi,” ujarnya

Andi juga mengatakan agar kontraktor dapat mengelola pengadaan barang dan jasa dengan baik. “Kalau ada pengadaan barang dan jasa kelolalah dengan baik. Saya akan fokus di bidang infrastruktur nantinya di Kabupaten Labuhanbatu, karena saya tahu betul, sebab saya pernah menggeluti bidang ini dan sudah cukup lama, dan saya tahu bagaimana kualitas suatu bangunan yang didirikan di Kabupaten Labuhanbatu,” jelas Andi Suhaimi.

Andi Suhaimi juga berharap mudah-mudahan kegiatan ini menambah semangat buat para peserta yang memang akan mengadakan suatu pengadaan barang dan jasa di lingkungan kerjanya masing-masing. “Saya yakin bapak dari Kejaksaan akan siap membantu kita dalam suatu hal proses pelelangan sampai proses pemenangan dan samapai proses ikut memantau pembangunan-pembangunan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu,” harapnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Setyo Pranoto SH MH selaku nara sumber dalam kegiatan sosialisasi mengajak serta menghimbau kepada semua pihak untuk bekerjasama, “Saya ini bukan malaikat, saya ini manusia, bagaimana kita bekerja secara ikhlas dan menghasilkan yang lebih baik, teman-teman dan anggota saya mari kita bekerja sama yang baik untuk menuju yang lebih baik lagi sehingga saya tidak mau dicap yang negatif, “ungkapnya.

Setyo Pranoto dalam kesempatan itu mengajak para peserta untuk dapat membangun Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu lebih baik lagi. “Untuk itu mari kita jalin komunikasi yang baik sehingga Labuhanbatu ini menjadi yang lebih baik lagi. Saya bekerja ini bukan karena diri saya sendiri, saya juga didukung oleh anggota semuanya, begitu jugalah hendaknya kepala dinas dan kepala desa menjadi mitra dan dapat bekerjasama sehingga bisa menaikkan citra Kabupaten Labuhanbatu,” harapnya.

Sedangkan Kejari Labuhanbatu selaku narasumber dalam sosialisasi ini juga turut memberikan makalah dan penjelasan tentang Program “Jaga Desa” Sosialisasi Pendistribusian dan Pemanfaatan Dana Desa Implementasi dan Upaya Pencegahan Penyimpangan.

Mengakhiri kegiatan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Labuhanbatu Supriyono, S.Sos dalam laporannya menjelaskan tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi pelaku pengadaan barang dan jasa (khususnya bagi aparatur desa dan kelurahan) terhadap peraturan perundang-undangan tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah sehingga mengetahui tugas, fungsi dan kewajiban masing-masing dalam proses pengadaan barang atau jasa di desa dan kelurahan.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh aparatur desa dan kelurahan, para camat dan kepala OPD se- Kabupaten Labuhanbatu yang diselenggaran selama 1 hari dengan nara sumber dari Kejaksaan Negeri Labuhanbatu yang dihiasi dengan tanya jawab.(SL)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/