Pipa Gas PGN Meledak, 2 Orang Tewas, 6 Terbakar

Para korban saat dievakuasi.

MEDAN, TOPKOTA.com – Pipa gas bawah tanah milik PGN di salah satu ruko di Jalan Kruing Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah meledak pada Kamis (11/4) malam. Ledakan itu mengakibatkan tiga rumah toko (ruko) terbakar hingga merenggut dua nyawa dan melukai delapan orang. Korban meninggal yakni Jafier (10) dab Ereb (2), keduanya laki-laki.

Sementara korban luka antara lain, Rahma Efendi (43) Pemilik Sate Kerang Rahma , Nurmala Dewi (37) istri dari Rahmad Efendi, perempuan bernama Tria (24) Perempuan, Forina Wati, Fransiska Natalia dan Natalia.

Lisma, saksi mata mengaku ia mendengar suara ledakan keras sekali. Mendengar ledakan itu orang-orang langsung menghambur keluar. “Kukira tadi bom meledak, Pak,” katanya.

Dua ruko yang terbakar itu kondisinya rusak parah sedangkan satu lagi dalam kondisi rusak sedang. Salah satu pemilik ruko yang terbakar adalah Rahmad, pengusaha sate kerang. Kondisi luka bakar yang dialami Rahmad sangat parah, sehingga ia bersama beberapa korban lainnya segera dilarikan petugas pemadam kebakaran ke rumah sakit Royal Prima. Korban diboyong dengan mobil ambulans.

Komandan Koramil 01 Medan Baru Kapten Azwar menandaskan, peristiwa tersebut bukan kebakaran biasa, melainkan akibat ledakan gas milik Perusahaan Gas Negara. Oleh ledakan gas itu kemudian mengakibatkan kebakaran tiga ruko. “Ya, tadi ada delapan orang korban,” terangnya.

Kapoldasu saat meninjau lokasi.

Humas Rumah Sakit Royal Prima, Devi membenarkan terkait peristiwa di Jalan Krueng, ada delapan korban yang masuk ke Rumah Sakit Royal Prima. “Sampai jam 8 malam, ada delapan pasien masuk. Dua meninggal, dua luka ringan, selebihnya luka berat. Tadi yang meninggal masih di ruang jenasah,” terang Devi.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing membenarkan ada dua korban meninggal dunia. Sedangkan Kanit Reserse Polsek Medan Baru, Ipda Philip belum juga memberikan keterangan resmi. Ia hanya mengatakan, pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut dan mendata para korban. “Maaf, Bang, kami masih menyelidikinya. Anggota juga sedang melakukan pendataan. Kami juga belum dapat informasi pasti apakah ada korban meninggal. Mohon bersabar ya,” katanya saat dikonfirmasi. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/