Petugas Lapas Minta Maaf, Penganiayaan Waitres Cantik Berujung Damai

Echa Waitres Cafe yang dipukul menerima perdamaian atau permintaan maaf dari pelaku

MEDAN, TOPKOTA.com – Kasus pemukulan seorang waitres cafe dialami, Echa (24) warga Jalan Bunga Ncole, Medan Tuntungan oleh oknum petugas lapas HK Pasaribu pada hari, Selasa (19/6) lalu sekira pukul 03.30 WIB berujung dengan perdamaian secara kekeluargaan.

Perdamaian itu tertuang sesuai surat perjanjian perdamaian pada hari, Jumat (22/6) yang disaksikan kedua belah pihak antara, Echa (korban-red) dan HK Pasaribu (pelaku-red) serta disaksikan kedua belah pihak keluarga.

Dalam perjanjian tersebut, HK Pasaribu mengakui perbuatanya dan meminta maaf atas perbuatanya kepada, Echa selaku korban penganiayaan. “Saya mengakui dan meminta maaf atas kejadian itu. Saya juga berjanji akan kembali mempekerjakan saudari Echa di cafe tempatnya bekerja,” kata HK Pasaribu kepada korban yang tertulis pada surat perjanjian antara kedua belah pihak.

Sementara, Echa kepada wartawan mengatakan, jika dirinya dan keluarga menerima niat baik HK Pasaribu dengan meminta maaf. “Saya dan keluarga sudah menerima permintaan maaf saudara HK Pasaribu atas perlakuanya tempo hari,” sebut Echa. (Anto)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/