Perampok Driver Grab Diringkus Polsek Delitua

Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau SIK MH saat memperlihatkan tersangka dan barang bukti

MEDAN, TOPKOTA.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua Polrestabes Medan mengamankan seorang tersangka pelaku percobaan perampokan dengan kekerasan, Joy Oktoren alias Joy (24) terhadap seoarang pengemudi Grab-Car.

Tersangka yang tercatat sebagai salah seorang karyawan supermarket di Jalan Setia Budi ini, sebelum digelandang ke Mako Delitua sempat dihakimi massa di Jalan AH Nasution setelah aksi perampokan dilakoni tersangka kepergok di Jalan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kamis (10/5) malam.

Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau SIK MH kepada wartawan dalam keterangan press rilisnya yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Prasetyo menjelaskan, saat berupaya merampok, Joy (tersangka-red) sempat melukai korbanya dengan senjata tajam (sajam) pisau. “Dengan menggunakan sajam (pisau) tersangka ini merampok sopir Grab. Awalnya pelaku memesan Grab-Car, dan setelah itu di Jalan A H Nasution, dekat Ayam Penyet Pangkalan Mansyur, dia (tersangka-red) mulai melancarkan aksinya dengan menikam dagu, serta tangan korban,” ujar Kompol Bernhard Malau, Jumat (11/5) sembari menyebutkan, perampokan itu sempat membuat geger warga sekitar.

Lanjut Alumnus Akpol Tahun 2004 ini bahwa saat pelaku menikam korban hingga mengeluarkan darah, korban melakukan perlawanan sehingga aksi perampokan itu gagal, selain itu pelaku telah merencanakan aksi perampokan tersebut. “Pelaku ini sudah merencanakan aksinya itu. Pada Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, dengan mempersiapkan pisau. Namun karena siang, pelaku tidak beraksi karena banyak resiko,” terang orang nomor satu di Mapolsek Delitua ini.

Kini, kata Kompol Malau, karyawan minimarket Tasbih 2 Jalan Setiabudi ini harus mendekam di sel tahanan sementara Polsek Delitua. “Sebab, ia terbukti melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 363, dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, pelaku sendiri mengaku ia nekat menikam dagu karena korban melawan saat pelaku ingin mengancam dengan menggunakan pisau. “Dia melawan. Dipegangnya tanganku. Terus kutikam lah dia di kepala dua kali. Karena melawan lagi kutampar tangannya pakai pisau dan kupijak lehernya,” kata pelaku tanpa rasa penyesalan sedikit pun.

Namun, kata Joy, ia tidak berdaya saat korban yang tergeletak di pinggir jalan berteriak minta tolong. “Dia teriak bang, karena udah kuinjak-injak lehernya. Setelah itu warga datang dan langsung menghakimi ku,” tandasnya dengan wajah yang mengalami memar karena dihakim massa. (Anto)

loading...
https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/