Pemuda Asal Aceh Ditodong Sajam, Uang Ratusan Ribu dan HP Raib

Korban saat melapor ke Polsek Patumbak.

MEDAN, TOPKOTA.com – Aksi perampokan kembali terjadi di Jalan SM Raja tepatnya tak jauh dari jembatan Sungai Amplas. Kali ini, yang menjadi korban adalah Darus (23). Warga asal Provinsi Acah ini tak bisa berterik hanya pasrah, harus merelakan dompet berisi uangnya ratusan ribu dan satu unit hape Anroid miliknya ludes dibawa kabur oleh tiga pelaku setelah ditodong dengan senjata tajam.

“Untung ketiga pelaku itu tidak melukai saya pak, mereka hanya menodongkan senjata tajamnya saja ketubuh saya, sambil mengancam kalau kau tak mau mati serahkan barang-barang mu,” ujar Darus di Mapolsek Patumbak saat melaporkan kejadian yang menimpa dirinya Kamis (10/10) malam

Menurut korban kejadiannya pada Kamis (10/10)  sekitar Jam 23.00 Wib. Atas kejadian tersebut, korban langsung mendatangi Mapolsek Patumbak untuk melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya.

Ia pun menceritakan, perampokan ini terjadi berawal saat korban yang baru datang dari padang dengan menumpangi  bus Putra Pelangi, turun  di depan pabrik getah Jalan SM Raja tepatnya tak jauh dari jembatan Sungai Amplas.

Saat itu, tiga pelaku datang menanyakan tujuan korban, namun tiba-tiba satu orang dari tiga pelaku langsung menodongkan senjata tajamnya sambil mengancam, kalau kau tak mau mati serahkan barang-barang mu,

“Saya ditarik lalu ditodong dengan senjata tajam jenis pisau agak panjang, dompet berisi uang Rp300 ribu, surat penting didalam dompet serta Hape Anroid di ambil pelaku itu, saat itu saya gak bisa memberikan perlawanan, karna seorang pelaku menempelkan senjata tajamnya ketubuh saya, hingga saya tak mampu melawan lagi,” ungkap Korban

Setelah menguras harta korban, ketiga pelaku langsung lari keseberang jalan  meninggalkan korban seorang diri. Oleh warga korban lalu disarankan untuk mengadu ke kantor polisi.

Pantauan di Mapolsek Patumbak terlihat, usai memberikan keterangan lisan, tak berapa lama kemudian kawan-kawan korban datang menjemputnya lalu pergi meninggalkan Mapolsek Patumbak.

Saat mau ditanya  kenapa tidak buat laporan, korban keburu pergi, namun informasi diperoleh, korban memang sengaja tak mau buat laporan karena mau pergi keluar kota, tidak sempat lagi buat laporan polisi. (Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/