Patroli Siber Ditingkatkan Jaga Kamtibmas Kondusif Selama Pilkada Sumut 2018

Para Personel yang ditugaskan dalam Operasi Lilin saat mendengar intruksi dari Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw

 

MEDAN, TOPKOTA.com – Menghadapi situasi politik saat ini dimana Pilkada serentak tahun 2018 terjadi di 171 daerah di seluruh Indonesia yaitu 17 Propinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten, termasuk di dalamnya Pilkada Gubernur Sumut dan delapan kabupaten/kota di Sumut, berbagai antisipasi telah dilakukan oleh Polda Sumut dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Berbagai pengalaman ataupun peristiwa yang terjadi baik yang berasal dari dalam maupun di luar Propinsi Sumut dalam pelaksanaan Pilkada sebelumnya menjadi acuan dalam mengatur pola pengamanan dan antisipasi dampak Kamtibmas yang ditimbulkan.

Sebagai misal Pilkada DKI, dimana Isu SARA maupun ujaran kebencian yang disebarkan melalui media sosial menjadi senjata ampuh untuk menjatuhkan lawan politiknya, begitu juga yang terjadi di beberapa wilayah lain yang melaksanakan Pilkada.

Dalam hal ini Polda Sumut, sudah melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan patroli cyber. “Kita telah mensosialisasikan kepada seluruh personel Polda Sumut untuk menjadi bagian dalam cybertroops Polri yang tugasnya melakukan patroli di dunia cyber, guna mencegah adanya penyebaran konten ataupun status dan komentar yang bermuatan SARA ataupun ujaran kebencian yang dapat berdampak Kamtibmas,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dra Rina Sari Ginting, Senin (22/1)

Kabid Humas lanjut mengatakan, memasuki tahun politik Pilkada, tentunya peran cybertroop Polri sangat penting. “Oleh karena itu kita akan tingkatkan patroli di dunia cyber untuk mencegah beredarnya Isu SARA dan Ujaran kebencian yang dapat menimbulkan gejolak Politik yang berdampak terhadap Kamtibmas di wilayah Sumut,” ujarnya. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/