Panglima TNI dan Kapolri Silaturahmi di Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian PhD bersama para tokoh lintas agama.

MEDAN, TOPKOTA.com – Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP bersilaturahmi dengan para santri dan tokoh lintas agama di Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Selasa (12/3) malam tepatnya di Jalan Pelajar Kecamatan Medan Denai Kota Medan Sumatera Utara.

Acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Pesantren Al Kautsar Al Akbar Syekh Ali Akbar Marbun, Habib Alwi Al Habsyi, Kadivpropam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Dankor Brimob Polri Irjen Pol Ilham Salahudin, Pangdam I/BB Mayjen TNI M S Fadhilah, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz K Dwihananto, Wali Kota  Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara  Prof Abdullah Syah, Ketua Tanfidziah PWNU Sumut Drs H Afifuddin Lubis MSi, Ketua Umum DPP Walubi Sumut Dr Indra Wahidin, Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFM Cap, dan Ketua Umum Yayasan Sumatera Berdoa J A Fernandus serta 2.000 orang santri dan tokoh lintas agama.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP menyampaikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, memiliki sumber daya alam yang melimpah, serta memiliki keanekaragaman budaya. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa. Persatuan dan kesatuan bangsa harus terus dijaga demi keutuhan bangsa dan negara.

Saat acara berlangsung.

“Menjaga persatuan dan kesatuan adalah kunci dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan pesan kepada para santri agar memanfaatkan waktu di pesantren dengan terus belajar menuntut ilmu demi kemajuan kejayaan bangsa dan negara. Panglima TNI juga berpesan agar para santri dan seluruh tokoh lintas agama yang hadir untuk mewaspadai penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian. Penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian merupakan ancaman bagi Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Para tokoh lintas agama saat menghadiri acara.

“Pondok pesantren adalah samudera ilmu pengetahuan, tidak hanya untuk menimba ilmu agama, namun juga beragam ilmu pengetahuan untuk mewujudkan kemajuan bangsa,” urai Panglima TNI.

Tampak acara yang berlangsung dengan sangat meriah dan khidmat. Para santri dan tokoh lintas agama sangat antusias menyimak pidato kebangsaan Panglima TNI dan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh KH. Mustofa Akil Siroj. (Ridwan)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/