PAC PDI-P Kirim Karangan Bunga ke Polres Sergai, Kapolres dan Ketua DPC Bingung

Karangan bunga yang dikirim PAC PDI-P.

SERGAI, TOPKOTA.com – Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mendapatkan kiriman karangan bunga dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai PDI-Perjuangan Kecamatan se-Sergai.

Karangan bunga yang memenuhi pagar Mapolres tersebut, berisikan ucapan selamat kepada Kapolres Sergai berikut jajarannya. Hal itu sontak mengundang tanda tanya dan perhatian masyarakat sekitar yang melintasi di Jalinsum Medan-Tebingtinggi persis didepan Mapolres Sergai, Sei Rampah karena dengan keberadaan papan bunga dari PAC PDI Perjuangan se-Kecamatan Kabupaten Serdang Bedagai.

Menurut informasi beredar di Mapolres Sergai, bahwa papan bunga itu sebagai bentuk apresiasi kepada Polres Sergai atas ditahannya oknum anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, berinisial TS yang juga diketahui selaku Bendahara DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Sergai karena diduga terlibat kasus penipuan.

” Iya, papan bunga tersebut bentuk Apresiasi kepada Polres Sergai terutama Kapolres Sergai berikut jajaranya yang mana telah ditahannya anggota DPRD Sergai Fraksi PDIP usai rapat paripurna DPRD kemarin,” kata sejumlah sumber kepada wartawan di Mapolres Sergai, Rabu (12/6) pagi.

Kapolres Sergai AKBP H Juliarman EP Pasaribu SSos SIK MSi yang dihubungi wartawan mengatakan bahwa dirinya juga tidak mengetahui kiriman karangan bunga itu bertujuan mengapresiasi kinerja yang mana. “Tanya yang kirim dong, hehee. Saya mah terima aja,” jawabnya kepada wartawan melalui WhatsApp.

Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Sergai Delpin Barus saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menuturkan juga tidak tahu menahu soal kiriman karangan bunga tersebut. “Mohon maaf  bang (wartawan-red), karena aku pun gak tau apa yang di apresiasi PAC-PAC itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, seorang Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PDI-Perjuangan berinisial TS, diperiksa Polisi, usai menghadiri sidang paripurna DPRD Sergai. TS diduga terlibat kasus penipuan, Selasa (11/6) kemarin.

Pemanggilan TS dilakukan Petugas Kepolisian Polres Sergai dan langsung digelandang menuju Mapolres setempat untuk dilakukan pemeriksaan, karena dirinya dikabarkan tak kunjung memenuhi panggilan polisi sehingga pihak kepolisian melakukan penjemputan.

Informasi yang beredar dihimpun wartawan, awalnya TS menjanjikan sejumlah proyek terhadap mitra bisnisnya dan meminjam uang sebesar Rp 280 Juta tepatnya pada tanggal 13 Desember 2016 kemarin dan memberikan jatuh tempo pada 30 Desember 2016. Namun hingga kini uang tersebut juga belum dipulangkan hingga mitranya tersebut melaporkan masalah ini ke Polisi.

Menurut Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu SSos SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno,SH saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu malam (12/6) membenarkan pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap oknum anggota DPRD Sergai Fraksi PDI-P.

“TS dipanggil hari Senin (10/6) namun tidak datang karena itu merupakan panggilan ke 2, lalu saat mau di jemput dia datang pada hari Selasa (11/6). Setelah diperiksa, ditetapkan sebagai tersangka karena memenuhi unsur sesuai pasal yang di persangkakan makanya TS dapat ditahan,” beber AKP Hendro Sutarno. (End)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/