Mediasi PHK Naker di Disnakertrans Riau, PT MMJ Terpojok

Disnakertrans Riau saat memediasi pekerja yang dipecat PT MMJ

PEKANBARU, TOPKOTA.com – Laporan PHK sepihak yang dialami Iwan Silalahi Pekerja PT Marita Makmur Jaya (PT MMJ) kepada Disnakertrans Riau, langsung ditanggapi oleh Kadis. Hal itu dibuktikannya, dengan dipanggilnya PT MMJ dan Naker yang jadi korban PHK.

Pantauan TOPKOTA.com, pada hari Kamis (2/8), mediasi antara Iwan Silalahi korban PHK dengan Manajemen PT MMJ yang diwakili oleh Tandy Manager Umum PT MMJ berlangsung di kantor Disnakertrans Riau. Medasi dipimpin oleh A.M. Pohan.SH,MH selaku Mediator Hubungan Industrial Disnakertrans Ruau.

Dalam mediasi tersebut, terbongkar bahwa Menurut keterangan dari Iwan, proses PHK terhadap dirinya (Iwan Silalahi, red) dilakukan oleh PT MMJ ketika Iwan Silalahi itu sedang sakit dilokasi kerja, tanpa terlebih dahulu memberikan pertolongan kepada Iwan yang sedang sakit. Perusahaan justru, menyodorkan surat-surat yang tidak dibaca, atau dibacakan sama sekali untuk diketahui, dan selanjutnya untuk ditanda tangani oleh Iwan.

Masih menurut Iwan, awalnya, Iwan tidak mau menanda tangani surat-surat tersebut. Namun berhubung dilapangan atau dilokasi kebun PT MMJ tidak tersedia klinik berobat, sementara uang sendiri juga tidak ada, serta tidak adanya keperdulian perusahaan terhadap dirinya untuk membawanya berobat, meskipun masih kondisi sakit, dengan terpaksa ditandatanganilah surat-surat tersebut.
Dengan pertimbangan demi kesembuhannya dan ada uang untuk berobat. Ternyata, surat-surat yang ditandatangani itu belakangan diketahui bahwa surat tersebut adalah surat pengunduran diri.

Sementara Tandy Manager Umum Pusat PT MMJ, tidak menyangkal bahwa Klinik Kesehatan memang tidak ada di Kantor dan Kebun PT MMJ di Pulau Rupat Bengkalis saat ini. Dulu, kata Tandy tersedia klinik serta petugas medis seorang bidan. berhubung Bidan tersebut mengundurkan diri, makanya tidak tersedia lagi fasilitas kesehatan tersebut.

Disela-sela mediasi berlangsung, Tandy juga mengaku hal yang sama, sebagaimana disebutkan di hadapan AM Pohan selaku Mediator Hubungan Industrial Disnakertrans Riau.

Tandy mengakui, bahwa segala aktifitas dilapangan, memang tidak diketahuinya secara persis. Dengan alasan bahwa dirinya bekerja hanya di kantor pusat PT MMJ. “Saya tidak tahu kegiatan dilapangan, saya hanya kerja di kantor pusat,” kata Tandy.

Sementara, kesimpulan mediasi yang telah dilaksanakan, akan dilanjutkan kemudian. dan masing-masing pihak dipersilahkan mengajukan pendapat dan keinginannya masing-masing. Pohan berharap Perselisihan antara pekerja dengan perusahaan ini, dapat selesai dengan cepat. ( Patar Simanjuntak )

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/