Masyarakat Khawatir, Galian C di Desa Serbananti Berpotensi Merusak Alam

Salah satu lokasi galian C di Kabupaten Sergai.

SERGAI, TOPKOTA.com – Galian C (Tangkahan Batu) yang berada di areal Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Bah Bolon tepatnya di Desa Serbananti Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai dikeluhkan warga.

Pasalnya, Galian C yang beroperasi di DAS tersebut terkesan tidak memperhatikan keberlangsungan lingkungan, dengan merubah dan diduga merusak DAS dari bentuk aslinya. Hal ini terlihat ketika batu padas yang sudah berumur ribuan tahun yang ada sebagai dinding sungai berubah bentuk karena hasil kerukan alat berat berupa escavator.

Salah satu warga setempat bermarga Damanik menjelaskan bahwa pinggiran sungai sudah melebar dikarenakan pengerukan galian C. “Pinggiran ini dulu batu padas bang. Tapi dikikis dan dikeruk dihancurkan,sehingga menjadi rata dijadikan jalan lintasan truk,” jelas Damanik.

Hal senada juga dilontarkan Suyatno warga Desa Serbananti, karena dikeruk beko setiap hari membuat aliran sungai menjadi surut. “Mata air disitu kering. Mata air yang dari dahulu sebagai sumber air masyarakat sudah mati, ngeri kalilah pokoknya, hancur kali. Sudah lebar kali bukit tanah yang terletak di pinggiran sungai itu dikeruk, ini berpotensi menyebabkan longsor,” keluhnya.

Sementara Darmen Sinaga Kepala Desa Serbananti ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Galian C yang beroperasi di pinggiran sungai tersebut memiliki izin. “Setahu aku itu ada izinnya. Tapi aku gak tau kayak mana beroperasi,” terangnya.

Ditambahkannya, warga saat ini sudah resah dengan keberadaan Galian C tersebut dan sudah membuat surat keberatan dan ditembuskan ke Kecamatan. “Masyarakat keberatan, dan sudah membuat surat keberatan yang ditanda tangani oleh warga sebanyak 53 orang, Dan sudah menyampaikannya kepada Camat,” terangnya.

Donit salah satu tokoh masyarakat yang juga ketua salah satu Partai Politik meminta agar Galian C itu ditutup. “Kami minta Galian C itu ditutup. Karena truk yang melintas sudaj melebihi tonase. Mereka yang menghancurkan jalan,” paparnya.

Sementara Kasi Trantib Kecamatan Sipispis Parlin Gultom mengatakan bahwa Galian C tersebut memiliki izin. Pengusaha Galian pernah mendatangi kecamatan untuk memperlihatkan izinnya. “Itu Tangkahan milik Sakban Saragih. Ada itu izinnya, tapi tidak ada sama kami pertinggalnya di kantor. Pernah ditunjukkan izinnya,  kami hanya mencatat nomor izinnya saja” paparnya sembari menambahkan pihak Kecamatan telah menerima keluhan warga, oleh karena itu pihak Kecamatan akan melakukan pengecekan kembali. (End)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/