KPAI Desak Polres Langkat Tangkap Pelaku Seksual Anak

Kantor Kompisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

LANGKAT, TOPKOTA.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima laporan terkait kasus kekerasan seksual yang menimpa 4 siswi SD Negeri di Langkat Sumatera Utara. KPAI meminta polisi menangkap pelaku.

Dari informasi yang disampaikan KPAI, para korban berusia di bawah 10 tahun dan korban sudah lama dilecehkan, bahkan aksi tak bermoral itu kerap dilakukan di dalam kelas saat siswa lainnya tengah istirahat. Korban diancam tidak naik kelas jika melaporkan hal tersebut.

“Kasus kekerasan seksual oknum guru ini terungkap setelah salah satu korban menceritakan kepada orang tuanya mengenai perbuatan pelaku. Orang tua korban pun langsung melaporkan perbuatan pelaku kepada kepala sekolah. Hasilnya, pihak sekolah mendukung orang tua korban untuk memproses hukum pelaku,” ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti kepada wartawan lewat keterang tertulisnya, Minggu (21/10).

Saat orang tua korban hendak melapor ke polisi, mereka dicegat kepala desa setempat dan dibujuk untuk dilakukan mediasi. Usut punya usut, kepala desa tersebut adalah kakak ipar pelaku. “Mediasi kemudian dilakukan dan dihasilkan kesepakatan beberapa pihak agar pelaku di hukum dengan diusir pergi dari kampung korban. Akibatnya, pelaku sudah tidak lagi berada di desa tersebut dan kini tidak diketahui keberadaannya,” jelas Retno.

KPAI yang akhirnya menerima aduan turun tangan dan berkoordinasi dengan Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Pemerintah Kabupaten Langkat guna memberikan perlindungan bagi korban. Setelah dilakukan rapat koordinasi, KPAI meminta polisi menyelidiki kasus pelecehan seksual di Langkat dan menangkap si pelaku.

“Karena kasus kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru SD ini bukan delik aduan, maka unit PPA Polres Langkat akan segera melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Selain itu, kami juga meminta Polres Langkat untuk serius melakukan pengusutan terhadap laporan kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 053982 Buluh Telang berinisial SG. KPAI mendorong Polres Langkat segera menangkap dan menahan pelaku,” kata Retno.

KPAI juga mendorong LPSK memberikan perlindungan terhadap korban dan keluarganya saat kasus mulai diselidiki. Langkah selanjutnya, KPAI menyurati Kompolnas supaya melakukan pengawasan pada penyidik kepolisian yang menangani kasus kekerasan seksual di Langkat.

“KPAI akan bersurat kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar melakukan pengawasan terhadap penyidik kepolisian yang menangani kasus kekerasan seksual ini untuk bekerja demi keadilan dan kepentingan terbaik bagi para korban,” sebut Retno. (Red)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/