Kejar Pelaku Perampokan BTPN, Poldasu Tutup Jalur Perbatasan Sumut

Personil Polrestabes Medan saat melakukan penyelidikan di bank BPTN Tembung.

MEDAN, TOPKOTA.com – Personel Polda Sumut mengambil kebijakan untuk menutup akses jalan keluar dari Provinsi Sumut dan bekerjasama dengan pihak kepolisian yang ada di Sumut serta Indonesia untuk menangkap pelaku perampokan BTPN.

“Saat ini penutupan jalur akses di perbatasan ataupun akses keluar dari Sumut dengan melakukan razia cara yang kita lakukan untuk menangkap pelaku pencurian di BTPN,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (13/7).

Ia mengaku, pihaknya juga melakukan kordinasi dengan polisi yang ada di Sumut dan tidak menutup kemungkinan berkordinasi dengan seluruh polisi yang ada di Indonesia untuk memperkecil langkah sang pencuri. “Yang pasti, kita pertama kali akan berkordinasi dengan Polda Aceh, Sumbar dan Kepri. Karena tiga wilayah itu yang tidak jauh dari Sumut,”ujarnya.

Namun sangat disayangkan, mantan Wakapolrestabes Medan ini tidak mau membeberkan pengejaran sudah dilakukan ke mana saja. “Itu rahasia. Nggak bisa kita beri tau dikejar ke mana saja, nanti taulah pelakunya,” katanya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, sambung Tatan, hingga kini belum ada dugaan kecurigaan yang terlibat dalam peristiwa perampokan tersebut. “Belum ada mengarah ke sana. Sementara masih fokus mengejar pelaku,”katanya.

Sebelumnya Tatan mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, ciri-ciri ketiga pelaku memakai topi dan penutup mulut. Namun, kata Tatan, polisi masih kesulitan mengungkap ketiga pelaku berdasarkan hasil rekaman CCTV dan keterangan para saksi. “Kalau berdasarkan keterangan 4 orang saksi yang diperiksa, pelaku berjumlah 3 orang. Salah satunya menggunakan senpi, sedangkan 2 orang menunggu di mobil,” katanya, Kamis (12/7).

Tatan mengakui, rekaman CCTV yang disita polisi untuk mendukung penyelidikan, belum membuahkan hasil. Dia bilang, bahwa rekaman yang diambil dari seberang BTPN tidak begitu jelas.

“Kamera kan jauh, jadi tidak begitu jelas wajahnya. Cuma dalam CCTV itu pelaku berjumlah 3 orang memakai topi dan penutup mulut. Satu pelaku menggunakan senpi keluar dari bank dengan membawa kotak dengan uang sebesar Rp164 juta,”ujarnya.

Sebelumnya, DirKrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian mengaku, bahwasanya saat ini pihaknya tengah melakukan identifikasi terhadap mobil yang digunakan para pelaku perampokan.

Andi Rian menyatakan jika mobil yang digunakan pelaku, teridentifikasi berplat BB milik dari seorang wanita yang merupakan warga Kota Medan. Namun begitu, Andi Rian belum menjelaskan secara detail mobil tersebut kepunyaan siapa. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/