Kapolrestabes Hadiri Sekaligus Narasumber Pertemuan Tokoh Agama se-Kota Medan

Kapolrestabes Medan saat menjadi narasumber.

MEDAN, TOPKOTA.com – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi menjadi salah satu Narasumber Pertemuan Tokoh agama se-Kota Medan yang dilaksanakan di Ballroom Lt 9 Arya Duta Jalan Kapten Maulana Lubis No 8 Medan, Rabu (27/11).

Adapun yang turut sebagai narasumber yakni Dandim 0201/BS Kol Inf Roy Hansen J Sinaga, Ketua MUI Kota Medan Prof DR H Moh Hatta, Ketua FKUB Kota Medan Drs H Ilyas Halim MPd, Perwakilan agama Kristen Pdt Torang Pasaribu MTh, Perwakilan agama Katolik Uskup agung, Perwakilan agama Budha Ridwan ST, Perwakilan Agama Konghucu Muslim Linggouw, dan  Perwakilan Agama Hindu Pendeta Matha Riswan SPdh.

Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Acara Pertemuan Tokoh Agama se-Kota Medan Tahun 2019, Mari Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Serta Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Rangka Membangun Kota Medan Menuju Kota Masa Depan yang Multikultural, Berdaya Saing, Humanis Sejahtera dan Relegius”.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dalam paparannya mengaku optimis Kota Medan akan maju apabila dikelola dengan baik, dan kemajuan kota ini tentunya akan membuat masyarakat semakin baik.

“Kemajuan Kota Medan ada ditangan kita semua. Saya sering mengartikan bahwa Kota Medan ibarat Light On The Hill (Cahaya di Perbukitan ), semua orang bisa datang ke Kota Medan, oleh karena itu Kota Medan akan menjadi bersinar, dan bagaimana kita menjaganya dengan baik, salah satunya adalah keamanan dan kekondusifan Kota Medan, karena Medan adalah Center Of Duty pusat daya tarik Sumut, karena Medan adalah Sumut dan Sumut adalah Medan,” ujarnya.

Parameter kondusifnya Medan lanjut Kapolrestabes, yakni bagaimana Kota Medan ini aman, dan masyarakat tidak khawatir saat melakukan aktifitasinya. “Kondusifnya Kota Medan dilihat dari masyarakatnya yang aman saat beraktifitas, dan tidak takut lagi dengan premanisme, begal karena pihak keamanan Polri cepat datang kelokasi kejadian. Apabila ada pengaduan masyarakat cepat ditanggapi oleh Polri, ada Narkoba direspon dengan penindakan, ada anak muda malam -malam mabuk dengan suara musik kepling atau lurah dan Bhabinkamtibmas cepat datang untuk membubarkannya, sehingga tidak meluas. Semua endingnya adalah kesejahteraan dalam berkehidupan berkebangsaan, dan masyarakat bisa sejahtera, taraf hidup meningkat dan status hidup layak,” ujarnya.

Lanjut Kapolrestabes, dalam dunia global perubahan sering terjadi, perubahan Nasional dan Lokal tidak bisa ditunda tunda. “Kalau kita tidak mau berubah, kita akan diam dan akan mengeluh saja, tetapi kalau kita pintar mencari solusi dan inovasi, ancaman dan persoalan tersebut bisa diatasi. Ini permasalan yang kita hadapi bersama seperti banjir, premanisme, begal, pasar tumpah dan parkir liar, harus kita hadapi dengan bijaksana agar Kota Medan menjadi kota Metropolitan,” ujarnya mengakhiri. (Dennie)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/