Kampung Narkoba Pasar 12 Digerebek Polsek Patumbak

Polsek Patumbak saat melakukan penggerebekan.

MEDAN, TOPKOTA.com – Polsek Patumbak yang dipimpin AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK beserta unsur muspika Desa Marindal 2 Kecamatan Patumbak menggerebek salah satu lokasi yang disebut sebagai kampung narkoba di Jalan Perjuangan Pasar 12 Gang Kolam Desa  Marindal 2 Kecamatan Patumbak Kab Deli Serdang kemarin malam sekira pukul 23.00 Wib.

Dalam penggrebekan itu, polisi menangkap 3 tersangka, 1 orang diantaranya wanita dan menyita barang bukti 2 plastik klip putih berisi narkoba jenis sabu masing-masing seberat 15, 90 gram dan 0,14 gram.

Informasi dan data diperoleh dari kepolisian,  tiga orang tersangka itu, adalah, Fredi Simanungkalit (36) Bandar (BD) sabu, di Jalan Perjuangan Gang Kolam 1 Desa Marindal 2 dan Sarah, (28) seorang ibu rumah tangga yang juga istri Fredi warga Jalan Perjuangan Gang. Kolam 1 Resa Marindal 2 Kecamatan Patumbak

Keduanya diamankan dari satu rumah, di Jalan Perjuangan Gang Kolam 1 Desa Marindal 2 Kecamatan Patumbak, bersama barang bukti satu bungkus plastik klip besar berisi sabu 15,90 gram, 1 unit timbangan elektrik, 5 bungkus plastik klip besar berisi plastik klip baru dan 1 pucuk senjata Airsoft Gun bersama 6 butir pelurunnya, dan uang pecahan Rp 50 tiga lembar, 10 ribu satu lembar dan uang pecahan 200 perak satu lembar.

Kemudian, ditempat yang sama Polisi kembali berhasil mengamankan Wahyu Irawan, (20) yang berperan sebagai penjual warga Jalan Perjuangan  Pasar 12 Gang. Kolam Ujung Desa Marindal 2 Kecamatan Patumbak. Ada pun barang bukti yang diamankan berupa 1 satu bungkus plastik klip kecil berisi sabu-sabu seberat 0,14 gram.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SH, SIK di dampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE bersama Kanit Intel Iptu P Lumban Batu dan Panit 2 Reskrim Ipda Saud Sihombing Sabtu (20/10) dini hari mengatakan awalnya petugas mendapat informasi warga yang merasa resah kawasan kampung mereka dijadikan lokasi peredaran narkoba.

Kemudian, puluhan polisi meluncur ke lokasi. Namun, sebelum menggrebek kampung narkoba itu, Kapolsek terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Marindal 2 Kecamatan Patumbak Zufrianto.

Dikatakannya, setelah memastikan para tersangka  berada di lokasi tersebut, polisi langsung bergerak dan menggerebek kampung narkoba tersebut, serta menangkap ketiga tersangka yang telah menjadi target, selanjutnya ketiga tersangka dan barang bukti digelandang ke Mapolsek Patumbak.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka saat ini masih dilakukan periksaan secara intensif diruang penyidik,” pungkas Kapolsek.

Pantauan di tempat kejadian perkara (TKP), saat ketiga tersangka diamankan, puluhan warga berhamburan keluar rumah. Malah, seorang ibu menjerit histeris kesenangan karena salah satu bandar narkoba yang ditakuti mempengaruhi anak-anak remaja dikampungnya ikut diamankan petugas.

“Rasain syukur kena tangkap juga kau akhirnya Fredi, makanya cari kerja yang bagus, jangan kasih makan anak dan istri dari duit jualan sabu, kan kasihan juga istrimu (Sarah) terbawa-bawa ikut ditangkap,” ucap seorang wanita paruh baya dilokasi penggrebekan.

Sementara itu, warga yang berdomisili di Jalan Perjuangan  Pasar 12 Gang.Kolam Desa Marindal 2. Kecamatan Patumbak merasa bersyukur dan cukup senang dengan penggerebekan yang dilakukan Polsek Patumbak.

Masalahnya kata warga, bahwa selama ini mereka sudah sangat resah dengan maraknya aktifitas  peredaran narkoba yang berada di daerahnya. “Syukur lah, biar tau rasa mereka. Sudah lega hati kami biar nggak ada lagi yang jual sabu maupun orang nyabu di kampung ini,” ucap warga di lokasi.

Warga juga mengaku lega dan senang. Berterima kasih dengan Polsek Patumbak telah menangkapnya bandar sabu Fredi Simanungkalit bersama Istrinya dan Wahyu Irawan, soalnya warga takut anak-anaknya jadi ikut-ikutan terjerumus

“Senang dan lega lah hati kami, soalnya kita kan takut anak kita jadi terjerumus terikut mereka, soalnya tak sedikit pemuda dan juga orang tua (ayah-ayah) disini mau ngisap sabu, bahkan anak gadis dan mamak juga ada,” bilang warga yang tak mau menyebutkan namanya.(Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/