Jumlah Korban KM Sinar Bangun Bertambah Jadi 189 Orang

Korban Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di danau toba saat dievakuasi

MEDAN, TOPKOTA.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara merilis bertambahnya jumlah terbaru laporan kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun atau KM Sinar Bangun.
Kepala Sub-Bidang Polda Sumatera Utara AKBP M.P. Nainggolan mengatakan, berdasarkan laporan di Posko Simanindo, Samosir, Sumatera Utara, jumlah kehilangan anggota keluarga sebanyak 189 orang. “Sebelumnya, data jumlah kehilangan keluarga tercatat 105 orang. Namun saat ini tiba-tiba saja mengenai data jumlah kehilangan keluarga tersebut menjadi bertambah banyak,” katanya, Rabu (20/6)

KM Sinar Bangun tenggelam dalam perjalanan dari Pelabuhan Simanindo, Samosir, menuju Pelabuhan Tiga Ras, Simalungun, Sumatera Utara, sekitar pukul 17.30. Kapal kayu ini diduga mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan bermotor roda dua. KM Sinar Bangun akhirnya tenggelam setelah dihantam angin kencang dan ombak tinggi di Perairan Danau Toba.

Kecelakaan ini mendapat perhatian kepolisian karena tak ada data manifes penumpang dan barang. Bahkan, berdasarkan informasi di Pelabuhan Simanindo, jumlah penumpang awalnya diperkirakan hanya 80 orang. Namun, ketika tim gabungan membuka posko pelaporan, jumlah kemungkinan korban membengkak hingga ratusan. “Namun ternyata penumpang yang menggunakan jasa kapal angkutan itu melebihi dari yang diperkirakan selama ini,” ujar mantan Kapolres Nias Selatan tersebut.

Hingga kini, tercatat 19 orang ditemukan selamat, yang terdiri atas 14 laki-laki dan lima perempuan, serta satu orang meninggal atas nama Tri Suci Wulandari. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/