Ini Penjelasan KPU Labusel Terkait Kekurangan Surat Suara Pasca Pemilu 2019

Warga Labusel saat menggunakan hak pilihnya di TPS yang telah disediakan pihak KPU.

LABUSEL, TOPKOTA.com – Pihak KPU Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memaparkan terkait perihal kekurangan surat suara selama kegiatan Pemilu 2019 di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labusel, Ependi Pasaribu memaparkan beberapa penjelasan terkait kekurangan surat suara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotapinang TPS 28 mengalami kekurangan surat suara karena tingginya pengguna A5 (pindah memilih) 115 orang yang berasal dari daerah atau dari Kabupaten Labuhanbatu Selatan sendiri, DPT di TPS ini 40 orang sehingga surat suara yang disiapkan hanya sejumlah DPT + 2%.

Namun hal tersebut dapat diatasi dengan menggeser surat suara dari TPS terdekat yang ada, sesuai dengan surat edaran KPU RI Nomor 704 dan Peraturan bersama Nomor 4 Tahun 2019 KPU RI dan Bawaslu RI, sehingga pemilih di TPS Lapas tersebut dapat terpenuhi hak pilihnya.

Kemudian kekurangan surat suara di Dapil 1 Kotapinang TPS 45 hal ini disebabkan tingginya pemilih, DPT, DPK dan A5 sehingga berdasarkan Pasal 46 PKPU 9 Tahun 2019, KPU dapat memberlakukan aturan yaitu sepanjang pemilih sudah terdaftar dalam formulir Model C 7 DPT, DPTb, dan DPK dapat dilayani sampai yang bersangkutan selesai menggunakan hak pilihnya, hal ini terjadi di TPS tersebut sehingga ketersediaan surat suara baru bisa disampaikan di tps tersebut sampai seluruh TPS sekitarnya selesai melakukan pemungutan suara, sehingga proses pemungutan suara di TPS tersebut ada yang sampai sore dan malam hari.

“Kekurangan Formulir Model C, C1, dan Pleno hal ini dapat diatasi dengan mengadakan Formulir tersebut mesti dengan ukuran yang berbeda, namun tidak menghilangkan subtansi dan Formulis tersebut dan di cap/stempel asli KPU. Hal ini dapat dilakukan berdasarkan Pasal 1 dan 2 Surat Edaran KPU RI Nomor 704,” terang Ependi Pasaribu. (Zainul)

“KPU Labusel menyadari ada sedikit persoalan dalam distribusi dan pengepakan Surat Suara, tetapi dapat dipastikan bahwa hal ini tidak akan mengganggu proses pelaksanaan Pemilihan 17 April 2019 di Kabupaten Labusel,” jelas Ependi Pasaribu.(Zainul)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/