Indonesia Ekspor Bawang Merah ke Thailand Senilai Rp 100 M

Bisnis 0

 

Jakarta, Topkota
Kementerian Pertanian mengekspor sebanyak 5.600 ton bawang merah ke Thailand senilai USD 8,5 juta atau setara Rp 100 miliar. Ekspor dilakukan secara bertahap dan di tahap awal sebanyak 12 kontainer.

Dikutip dari halaman merdeka, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan ini merupakan kado manis untuk Indonesia dalam perayaan HUT RI ke-72. Sebab, sebelumnya Indonesia mengimpor bawang merah dari Thailand sejak tahun 2014.

“Dan di tahun 2017 ini kita ekspor ke Thailand. Nah, ini kita manfaatkan momentum kebangkitan nasional. Ekspor ini kita persembahkan di hari kemerdekaan ini. Tidak ada lagi kata impor, tapi kita terus ekspor,” kata Amran di Brebes, Jawa Tengah, Jumat (18/8).

Berdasarkan data BPS, Indonesia telah mengekspor bawang merah ke beberapa negara mencapai 657,3 ton sejak bulan Januari hingga Juli 2017. Negara tujuan ekspor bawang merah Indonesia terbanyak ke Thailand, disusul Vietnam, Taiwan, Malaysia, Singapura, Timor Leste dan negara lainnya.

“Waktu ekspor dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober, saat produksi dalam negeri relatif over produksi. Sentra bawang merah yang memasok pasar ekspor antara lain Brebes, Cirebon dan Kabupaten Bima,” sebutnya.

Selain itu, pada periode Januari hingga Juni 2017 produksi bawang merah sebesar 594 ribu ton. Diperkirakan, total produksi bawang merah 2017 naik mencapai 1,68 juta ton, angka ini melebihi kebutuhan bawang merah nasional sebesar 1,25 juta ton.

“Selain Brebes, masih banyak lokasi sentra kawasan bawang merah, antara lain Cirebon, Bandung, Majalengka, Garut, Demak, Tegal, Nganjuk, Probolinggo, Sampang, Pamekasan, Bima, Sumbawa, Lombok Timur, Tapin dan beberapa daerah sentra lainnya,” paparnya.

Ketua Asosiasi Pembenihan Bawang Merah Indonesia (ABMI), Agusman Kastoyo menyebutkan harga bawang merah per tanggal 17 Agustus 2017 di tingkat petani Rp11.000 per kg dan Rp15.000 per kg di pasar. Harga rata-rata bawang merah ekspor ke Thailand dan negara lainnya mencapai Rp30.000 per kg.

“Bawang merah yang diekspor tidak semua dari Brebes, tapi diambil juga dari Kabupaten Bima. Setiap tahun jutaan ton. Kemudian, baru sekarang diambil juga dari Sumbawa, volumenya yang paling besar,” sebutnya. (mer)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/