Hari Terakhir Ops Patuh Toba di Sumut, 3.506 Kenderaan Ditilang

Satlantas Polrestabes Medan saat menggelar Operasi Patuh Toba 2018

MEDAN, TOPKOTA.com – Di hari ke-14 atau hari yang terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Toba, Poldasu dan jajarannya melakukan penilangan terhadap 3.506 kenderaan yang menyalahi peraturan lalu lintas.

Kabid Humas Poldasu AKBP Tatan Dirsa Atmaja kepada wartawan, Kamis (10/5) mengatakan bahwa dibandingkan jumlah tilang pada tahun 2017 naik sebanyak 14,99 persen. “Rabu 9 Mei  2018 sebagai hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Toba di Sumut.  Adapun data pelanggaran lalulintas yang dirangkum yakni tilang di Tahun 2018 sebanyak 3.506 set sedangkan di Tahun 2017 sebanyak 3.049 set dan naik 457 set atau 14,99 %,” ujarnya.

Untuk pelanggaran yang lainnya yakni teguran di Tahun 2018 sebanyak 1.278 set sedangkan pada Tahun 2017 sebanyak 504 set dan naik 774 set atau 100 %. Untuk jenis pelanggaran atensi yang tanpa helm sebanyak 1.094, melawan arus sebanyak 272, gunakan HP  sebanyak 116, pengendara di bwah umur sebanyak 372, pengaruh alcohol sebanyak 1, batas kecepatan 7, tidak menggunakan safety belt sebanyak 385, dan pelanggaran lai-lain sebanyak 1.279 dengan total teguran sebanyak 3.509.

Adapun barang bukti yang disita pada Ops Patuh Toba 2018 yakni Surat Izin Mengemudi (SIM) di tahun 2018 sebanyak 1.184 lembar dani naik 5,34 persen atau lebih 60 lembar dibandingkan tahun 2017. Untuk STNK di tahun 2018 berhasil disita 1.961 lembar dan naik 321 lembar ata 19,57 persen dibanding tahun 2017. Sedangkan untuk kenderaan yang disita pada tahun 2018 sebanyak 361 unit dan naik 76 unit atau 26,67 persen dibanding tahun 2017.

Untuk kenderaan yang terlibat pelanggaran pada Ops Patuh Toba 2018 yakni sepeda motor sebanyak 2.564 unit dan naik dibanding tahun 2017 sebanyak 319 unit atau 14,21 persen. Untuk mobil penumpang jumlah pelanggaran sebanyak 556 unit dan naik dibanding tahun 2017 sebanyak 145 unit atau 35,28 persen. Untuk mobil bus sebanyak 79 unit dan turun dibanding tahun 2017 sebanyak 8 unit atau -9,20 persen. Untuk mobil barang sebanyak 297 unit dan turun dibanding tahun 2017 sebanyak 306 unit atau -0,94 persen.

Untuk ketogri pekerjaan para pelanggar lalu lintas di Ops Patuh Toba 2018, PNS sebanyak 268 orang naik dibanding tahun 2017 sebanyak 153 orang atau 75,16 persen, Karyawan swasta sebanyak 1.569 orang atau naik dibanding tahun 2017 sebanyak 46 orang atau 3,02 persen. Untuk pelajar atau mahasiswa sebanyak 740 orang dan naik dibanding tahun 2017 sebanyak 117 orang atau 31,44 persen. Sedangkan untuk pengemudi sebanyak 440 orang dan naik dibanding tahun 2017 sebanyak 52 orang atau 13,40 persen.

Sedangkan untuk data kecelakaan lalu lintas terdapat dua kasus dengan rincian satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka berat. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/