Guru Biadab Cabuli 4 Siswi SD di Langkat

Foto Ilustrasi.

LANGKAT, TOPKOTA.com – Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di Kabupaten Langkat, setelah sebelumnya kasus pencabulan terhadap beberapa orang anak yang diduga di Lakukan oknum Kepala Desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan. Kali ini pencabulan terjadi di Desa Pangkalan Siata Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat dan diduga dilakukan Mar (30) oknum Guru honorer SD Negeri 056642 Dusun V Kampung Baru Pangkalan Siata. Mar diduga mencabuli empat orang siswa Sekolah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari masyarakat diketahui siswa korban pencabulan tersebut antara lain FZ dan DR siswa kelas tiga,SA siswa kelas empat dan AH siswa kelas lima SD 056642 Pangkalan Siata.

Kepada wartawan Cici Guru Bimbingan Konseling (BK) SD Negeri 056642 Pangkalan Siata membenarkan peristiwa dugaan pencabulan tersebut, Kamis (13/9). “Ya…dan telah dilaporkan ke Polsek (Pangkalan Susu-red),” ujarnya.

Saat ditanya, guru konseling ini menduga pelakunya Mar dan korbannya empat orang siswa SD Negeri 056642 Pangkalan Siata. Namun Cici tidak berani memberikan keterangan terlalu banyak, dan mengarahkan wartawan untuk mencari informasinya di Polsek Pangkalan Susu.

Kapolsek Pangkalan Susu AKP Selamat Riyadi membenarkan kasus tersebut akan dilaporkan ke Polsek Pangkalan Susu. “Benar, kemaren mereka datang ke Polsek akan melaporkan kasus tersebut. Dan mereka ditemui Kanit (Kepala Unit Reskrim) dan di karenakan Polsek tidak memiliki PPA (Perlindungan Perempuan dan Anaknya,red) kami arahkan untuk ke Polres Langkat membuat laporannya,” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang berbeda Camat Pangkalan Susu T Fahrizal Azmi mengakui telah mendengar kasus pencabulan tersebut dan telah menghubungi Kepala Desa Pangkalan Siata. “Ya, saya telah mendengar permasalahan tersebut dan telah menghubungi Kepala Desanya. Saya juga telah memecat Mar dari kedudukannya sebagai Bendahara Desa Pangkalan Siata tinggal proses administrasinya lagi, terkait kedudukannya sebagai PPS (Panitia Pemungutan Suara,red) di Desa Pangkalan Siata, saya juga telah berkoordinasi dengan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan,red),” ujarnya.

Camat Pangkalan Susu juga merasa simpatik dan siap memfasilitasi korban dan keluarganya untuk melaporkan kasus ke Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anaknya (P2TP2A) Kabupaten Langkat.

Saat ini pelaku Mar sudah diamankan oleh Kepala Desa Pematang Siata, dan diketahui pelaku juga merupakan adik ipar Kades tersebut. “Ya, telah didamaikan Kadesnya dan telah saya katakan sama kades itu untuk tidak mengintervensi kasus itu,” tutur T Fahrizal Azmi Camat Pangkalan Susu kepada wartawan. (Boy)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/