GKN di Tiga Lokasi, Polres Sergai Amankan 4 Pengedar Narkoba

Kapolres Sergai didampingi Kasat Narkoba saat memperlihatkan tersangka dan barang bukti.

SERGAI, TOPKOTA.com – Menindak lanjuti perintah Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos SIK MSi agar setiap tempat peredaran narkoba di Wilkum Polres Sergai dilakukan upaya-upaya kepolisian, sehingga peredaran narkoba dapat ditekan dan daerah tersebut bebas dari peredaran narkoba, Maka Satres Narkoba Polres Sergai melaksanakan Gerebek Kampung Narkoba (GKN), Rabu (10/4).

Kegiatan ini dipimpin Kasatres AKP Martualesi Sitepu, KBO Iptu Defta Sitepu, Kanit Idik I Iptu P Sinuhaji, Kanit Idik II Ipda Maruli bersama personil yang melakukan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di 3 tempat yaitu di Lingkungan Tempel Kel Simpang Tiga Kecamatan Perbaungan dilanjutkan ke Dusun II Desa Pon Kecamatan Sei Ban Ban dan Dusun II Gara Pulo Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah.

Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu saat ditemui wartawan, Jumat (12/4) mengatakan dari Lingkungan Tempel berhasil menangkap 2 tersangka yaitu Surya Efendi Als Coy (40) dan M Sani als Doni (31) dengan barang bukti 15 plastik klip berisi kristal diduga sabu seberat 38,05 gram dan uang tunai Rp.250.000.

“Berdasarkan keterangan Surya Efendi als Coy mengaku sudah sebulan mengedarkan sabu yang ditiipkan bandar berinisial I, dan setelah sabu terjual lalu disetorkan uangnya. Tersangka mendapat keuntungan sebesar Rp.200 hingga 300 ribu Rupiah,” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, dari lokasi ke-2 di Desa Pon berhasil menangkap seorang tersangka Junaidi als Ijun (33) dengan barang bukti sebuah plastik klip berisi kristal diduga sabu berat bruto 0,25 gram dan 1 unit hp merk Samsung warna hitam.

Sedangkan dari lokasike-3 di Dusun II Gara Pulo berhasil menangkap target operasi bernama Sahnan als Anan (50) dengan barang bukti 6 paket plastik klip berisi kristal diduga sabu berat bruto 10,3 gram dan uang tunai Rp.200.000.

“Tersangka ini menerangkan sudah setahun menjual sabu dengan keuntungan setiap gram nya Rp400 hingga 600 ribu Rupiah. Tersangka juga mengaku mendapat sabu dari seseorang berinisial B yang saat ini masih penyelidikan. Keempat tersangka akan dijerat dengan pasal 114 Sub 112 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda sebanyak banyaknya Rp.10 Milyar,” ujarnya mengakhiri. (End)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/