Forkopimda Humbahas Gelar Rapat Koordinasi, Ini yang Dibahas

Forkopimda Humbahas saat mengunjungi masyarakat Bukit Sipalaki Doloksanggul

HUMBAHAS, TOPKOTA.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Dosmar Banjarnahor, Kamis (17/5).

Rapat ini membahas empat hal menyikapi kejadian yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupten Humbang Hasundutan maupun yang terjadi di Indonesia. Empat Pokok pembahasan tersebut adalah terkait Terorisme, Pemilihan Kepala Daerah, kekondusifan pelaksanaan Ibadah Puasa serta Rekomendasi Forkopimda terkait Permasalahan Di Bukit Sipalakki Doloksanggul.

Forkopimda mengharapkan agar semua pihak bersama-sama menjaga kekondusifan di Kabupaten Humbang Hasundutan terkait Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) yang akan dilaksanakan tahun 2018 ini. “kita Harapkan biarlah pilihan kita disalurkan di TPS saja,” kata Bupati Dosmar.

Bupati Dosmar juga mengatakan bahwa pemerintah melalui dinas terkait di Kabupaten Humbang Hasundutan akan berkoordinasi melakukan operasi pasar untuk memastikan kebutuhan pangan cukup. “Kita juga harus saling mendukung agar tercipta kekondusifan di Kabupaten Humbang Hasundutan selama ibadah puasa berlangsung tahun ini,” kata Bupati Dosmar.

Terkait masalah Terorisme, Bupati juga mengajak segenap masayarakat Humbang Hasundutan untuk bersama-sama menolak Terorisme di tanah air Indonesia. “Kita sebagai satu anak bangsa dan satu negara  untuk bersatu padu menolak terorisme,” ujar Bupati Dosmar sembari menyampaikan keprihatinan dan rasa belasungkawa bagi para korban teror di Surabaya dan kota lainnya di Indonesia yang terjadi baru-baru ini.

Sementara Ketua Pengadilan Negeri Tarutung, Hendra Utama Sotardodo, SH, MH, mengatakan agar rapat koordinasi ini terkait segala masalah yang terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan dapat diselesaikan dan dapat terperinci. “Kami berharap, keamanan dan kekondusifan dapat tercipta dan dapat diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan Negeri Doloksanggul, Zaidar Rasepta SH MM menyikapi permasalahan saat ini mengatakan bahwa musyawarah sangat penting dilakukan untuk menemukan solusi yang tepat. “Yang kita utamakan adalah mencegah, segala perbuatan yang mengarah pada perbuatan melawan hukum. Masalah apapun, harus kita selesaikan melalui musyawarah dengan duduk bersama untuk mencari solusi dan kebijakan,” ujarnya.

Rapat juga membahas tentang permasalahan di Bukit Sipalaki Doloksanggul. Sebelumnya, pemerintah sudah melakukan mediasi dengan semua pihak yang terkait permasalahn di Bukit Sipalaki sampai dengan 10 kali. Pemerintah bersama Forkopimda Kabupaten humbang hasundutan telah mengambil keputusan untuk mendemisionerkan seluruh ijin tambang yang ada di Bukit Sipalaki terhitung sejak 17 mei 2018.

Ijin dapat aktif kembali bila terjadi perdamaian semua pihak yang bertikai di Bukit Sipalaki. “Terkait Sipalakki, untuk sementara kita demisionerkan segala perijinan di gunung sipalaki. Semua ijin kita cabut. Kita ambil keputusan yang tidak memihak siapapun. Kita netral,” katanya.

Sekaitan dengan hal itu, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora mengatakan bahwa masayarakat Humbang Hasundutan adalah masayarakat yang beragama dan beradat. “Mari duduk bersama antara tokoh adat, tokoh agama, pemerintah dan Forkopimda untuk menciptakan perdamaian,” ujar Wakil Bupati Saut.

Selesai acara rapat di Pendopo Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Bupati bersama Wakil Bupati serta seluruh Forkopimda bersama dinas terkait bersama meninjau lokasi konflik di Bukit Sipalaki.

Hadir juga pada Rapat koordinasi ini Dandim 0210/TU, Letkol Inf Rico Julyanto Siagian, Kepala polisi Resort Humbang Hasundutan AKBP Dr. MHD. R. Dayan, SH, MH, mewakili Ketua DPRD Humbang Hasundutan Kepler Torang Sianturi, mewakili Tokoh Masyarakat Patar Simamora, juga mewakili tokoh agama yang ada di humbang hasundutan. (Slg.)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/