Empat Titik Proyek Air Bersih Kementerian ESDM di Karo Diduga Bakalan Asal Jadi

Bahan material dilokasi pekerjaan Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat, Kab Karo- Medan-Sumut

TANAH KARO, TOPKOTA.com – Sebanyak 18 titik kegiatan proyek Eksplorasi dan Pelayanan Air Bersih melalui pengeboran air tanah dalam dari Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan nilai pagu paket, Rp 8.820.000.000,00 dari APBN Tahun Anggaran 2018 diduga hasil akhir pekerjaan bakalan asal jadi dan berujung sia-sia.

Dari 18 titik kegiatan proyek tersebut, 4 titik diantaranya berada di Kabupaten Karo, salah satunya didesa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo dikerjakan PT. Raflyndo Pratama dan kontraktornya disebut beralamat di Bandung.

Amatan Wartawan dilapangan, selain tidak memiliki plang proyek, sejumlah bahan material, berupa pasir, kerikil, batu bata, tangki air ukuran 5100 Liter serta pipa besi merk ISTW (DKL) 6 x 6000 Inch masih menumpuk di lokasi.

Informasi yang dihimpun dari para pekerja yang mengaku berasal dari kota Bandung mengatakan bahwa, pengerjaan pengeboran disebut-sebut sudah berlangsung selama satu bulan namun sumber mata air belum juga terdeteksi. Sementara pipa yang dipersiapkan untuk pengadaan sumber air bersih itu berukuran 6 Inch.

Ketika pekerja bernama Danang dikonfirmasi lebih lanjut terkait pengerjaan tersebut malah mengelak dan meminta wartawan langsung melakukan konfirmasi kepada pengawas proyek sembari memberikan nomor handphone selulernya.

Bahan material dilokasi pekerjaan Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat, Kab Karo- Medan-Sumut

Khairul melalui nomor seluler 081316357XXX yang disebut sebagai pengawas kegiatan mengatakan bahwa plang proyek belum tiba dari Bandung. Begitu pula ketika di pertanyakan adanya temuan kejanggalan di salah satu pipa besi ukuran 6 Inch yang dibagian ujung nya telah dimodifikasi sehingga terlihat hanya berukuran 2 Inch. “Itu pipa yang nantinya paling pertama kita pasang, tidak ada yang aneh, semua sudah sesuai spesifikasi,” jawab bernama Khairul melalui sambungan seluler miliknya:.

dapun 18 titik kegiatan dari Kementerian ESDM Eksplorasi dan Pelayanan Air Bersih Melalui Pengeboran Air Tanah untuk Provinsi Sumatera Utara, 2 titik di Kabupaten Tapanuli Utara, 2 titik Labuhan Batu, 2 titik Mandailing Natal, 2 titik Tapanuli Tengah, 2 titik Tapanuli Selatan, 2 titik Humbang Hasundutan, 2 titik Padang Lawas dan 4 titik Kabupaten Karo. (John/BP)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/