Dua Bandar Sabu Marindal Divonis 10 Tahun Penjara

Dua terdakwa kasus narkotika saat disidang di PN Medan.

MEDAN, TOPKOTA.com – Azmi Purnama Sitorus alias Jimi dan Tengku Syaiful Alamsyah yang keduanya bandar narkoba jenis sabu seberat 83,5 gram tak menunjukkan rasa penyesalan dan cuek walaupun dihukum 10 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negri (PN) Medan.

Dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 3, PN Medan, Selasa (9/10) sore itu, Ketua Majelis Hakim, Richard Silalahi juga menghukum kedua terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar subsidair 4 bulan kurungan. “Perbuatan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ucap Majelis Hakim.

Sementara itu, menanggapi vonis tersebut, baik kedua terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrina Sebayang yang sebelumnya menuntut masing-masing terdakwa selama 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan menyatakan pikir-pikir.

Pantauan wartawan, saat digiring kembali ke sel tahanan sementara PN Medan, kedua terdakwa juga terlihat bercanda gurau mereka seperti tak perduli dan acuh walau telah divonis hakim selam.10 tahun penjara

“Berapa tadi Buk Jaksa vonisnya? Benarkan 10 tahun dan subsidair dendanya cuma 4 bulan?,” tanya keduanya kepada JPU Febrina sambil berjalan menuju sel tahanan sementara PN Medan. “Iya benar, 10 tahun subsidernya 4 bulan,” jawab JPU Febrina dan dibalas senyuman bahagia oleh kedua terdakwa.

Sekedar mengetahui, di dalam dakwaan Jaksa disebutkan, keduanya ditangkap oleh petugas kepolisian Dit Res Narkoba Polda Sumut pada 24 Maret 2018 sekira pukul 17.45 Wib lalu. Saat itu, petugas menyamar sebagai pembeli barang haram tersebut. Begitu terjadi transaksi di Jalan Marindal Gang Madrasah, Kel Harjosari II, Kec Medan Amplas, petugas langsung meringkus keduanya berikut barang bukti sabu seberat 83,5 gram. (Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/