Dituntut 6 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Narkoba Minta Diajari Buat Nota Pembelaan

Terdakwa Sultan saat mendengarkan tuntutan.

MEDAN, TOPKOTA.com – Sultan Fahrozi Rangkuti alias Afis (19), terdakwa kasus narkoba terlalu polos.Pasalnya usai dituntut 6 tahun penjara kepada Ketua Majelis Hakim, Gosen Butar-Butar diri mengatakan tak mengerti membuat nota pembelaan (pledoi) minta agar hakim mengajarinya.

“Benar Pak hakim saya tidak bohong, saya tidak mengerti buat nota pembelaan (pledoi),”kata Sultan usai pembacaan tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tetty Tampubolon terhadap dirinya di ruang Cakra 8, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (12/9) sore.

Selanjutnya Majelis Hakim menyarankan agar terdakwa menyiapkan nota pembelaannya dan dibacakan pada sidang pekan depan. Mendengar itu, pria tamatan STM itu mengatakan tidak paham menulis nota pembelaan. “Saya tidak tahu Pak Hakim. Saya kurang paham,” ujar Sultan kembali

Lantas Hakim menyarankan terdakwa untuk meminta bantuan kepada keluarganya. “Kamu kan bisa minta ajari sama keluargamu. kan nanti  mereka datang menjengukmu ke Rutan. Kamu ceritakan apa harapan dan permintaanmu. Misalnya kamu membantah isi dakwaan JPU atau minta keringan hukuman. Seperti itulah kira-kira. Terus suruh keluarga mu ketikkan lalu kau bacakan pada sidang berikutnya,” ucap Majelis Hakim sembari tersenyum sambil mengetukkan palu pertanda menutup persidangan.

Sebelumnya, sesuai dengan dakwaan Jaksa menyebutkan, Sultan ditangkap petugas Polsek Medan Kota di Jalan Brigjend Katamso Gang Kenanga Kecamatan Medan Maimun pada 18 Maret 2018 lalu. Saat itu Sultan lagi membeli satu paket sabu seharga Rp100 ribu kepada Bang Putra (DPO). Namun, saat disergap hanya Sultan yang tertangkap. (Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/