Dituding Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Pria Patumbak Digebuki dan Diarak ke Kantor Polisi

Korban saat mengadu ke Polsek Patumbak.

MEDAN, TOPKOTA.com – Nahas dialami wanita berinisial YT (26) Warga Delitua Gang Bunga. Bagaimana tidak,  wanita keterbelakangan mental ini menjadi korban perkosaan oleh Agus (36) pria yang telah beristri punya anak tiga warga Jalan Kongsi Desa Marindal 1 Dusun 3  Kecamatan Patumbak. Ironisnya.

Akibat perbuatannya, pelaku pun harus beberurusan dengan warga, setelah wajah dan tubuhnya babak belur diamuk warga, pelaku langsung di arak ke kantor Polisi, Ironisnya lagi, dari informasi yang diperoleh, korban saat ditanya Polisi mengaku keenakan saat diperkosa pelaku.

“Pelakunya dibawa warga ke Mapolsek Delitua dalam keadaan babak bebelur, sedang korban bersama keluarganya tadi telah datang kemari (Mapolsek Patumbak) ingin buat laporan,” ujar seorang petugas polisi berinisial RH di Mapolsek Patumbak Kamis (20/9) dini hari.

Menurutnya, kejadia ini sangat aneh, masalahnya korban mengaku diperkosa, tapi tidak ada tanda- tanda kekerasan, lagi pula sebelum hal itu terjadi, pelaku dan korban sama-sama berboncengan naik sepedamotor dari rumah korban di Delitua Gang Bunga ke rumah pelaku di Jalan Kongsi Desa Marindal 1 Dusun 3 Kecamatan Patumbak.

Masih kata RH,  bahwa pelaku dan keluarga korban masih ada hubungan famili, bahkan pelaku sering datang ke rumah korban. Namun, karena pada senin (17/9) lalu keluarga korban bersama istri pelaku pergi, pelaku berkunjung ke rumah korban yang kebetulan korban hanya sendiri di rumahnya.

“Dari situlah awal kejadian ini, entah apa yang mereka bicarakan berdua, akhirnya kedua anak manusia berlain jenis berangkat berangkat menuju ke rumah pelaku yang waktu itu istrinya juga tak ada rumah. Jadi dari mana bisa korban bisa mengatakan di perkosa, apa lagi korban telah berusia 26 tahun,” ucap RH.

Sementara kepada awak media, keluarga korban mengakui bahwa korban tersebut mengidap keterbelakangan mental. Selain itu keluarga korban juga mengakui kalau YT telah diperkosa pelaku dirumah pelaku (Agus). “Korban ketika kami tanyai membenarkan bahwa telah diperlakukan layaknya suami istri oleh pelaku,” ujar keluarga korban di Mapolsek Patumbak Rabu (20/9) dini hari.

Dikatakan keluarga korban, saat dipanggil pelaku tak mau datang. Merasa aksinya ketahuan pelaku langsung kabur melarikan diri, dan akhirnya ditemukan, namun karna warga yang mengetahui peristiwa tersebut geram kemudian memukuli pelaku hingga babak belur.

” Korban yang mengatakan kalau Agus telah memperkosanya sebanyak satu kali hingga keluar air spermanya,” bilang keluarga korban

Sementara petugas SPKT Polsek Patumbak yang menerima kedatangan korban bersama keluarga ingin membuat laporan mengatakan agar korban datang kembali.

Menurut  petugas SPKT Patumbak bahwa korban telah dewasa berusia 26 tahun dan harus diperiksa secara detail, dan hanya Polwan yang dapat melakukan pemeriksaan. Akhirnya setelah mendengar penjelasan tersebut korban bersama keluarganya meninggalkan Mapolsek Patumbak (Put/Ayu)

 

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/