Ditanyai OTT Dinkes Labusel, Begini Jawaban Kepala Puskesmas Langga Payung

Terlihat mobil Kepala Puskesmas Kelurahan Langga Payung Parkir di depan Kantor Puskesmas Langga Payung.

LABUSEL, TOPKOTA.com – Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Satgas Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu pada 2 hari yang lalu, hari ini, Rabu, (11/7), awak media mendatangi Kantor Puskesmas Langga Payung, Kec. Sungai Kanan untuk memantau perkembangan suasana dan situasi kantor pelayanan kesehatan masyarakat tersebut.

Kedatangan awak media ke kantor pelayanan masyarakat tersebut, disambut oleh Kepala Puskesmas Kel. Langga Payung Yusriani Harahap, ia mengatakan bahwa saat ini ia belum bersedia memberikan keterangan.

“Maaf ya, saya saat ini tidak dapat memberikan komentar, tanya saja Polres kalau mau lebih lengkap,” ucap Yusriani sembari pergi meninggalkan awak media. Rabu Pagi, (11/7), di Langga Payung, Kec. Sungai Kanan.

Kemudian, tak lama berselang Yusriani kembali lagi mendatangi Wartawan dengan mengatakan kalimat yang serupa.

Sampai saat ini Tim Saber Pungli Polres Labuhan Batu masih memproses dan menyelidiki otak pelaku pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yakni Bendahara Dinas Kesehatan Labuhan Batu Selatan berinisial S.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Selasa (10/7) mengatakan saat Polres Labuhan Batu melakukan penggerebekan Operasi Tangkap Tangan di Dinkes Labusel, diduga otak pelaku berinisial S berhasil melarikan diri dengan melompat dari jendela di ruang kerjanya.

“Bendahara Dinkes Labusel berhasil melarikan diri dengan melompat dari jendela sehingga tidak dapat dikejar, jadi sampai saat ini kami belum mengetahui untuk apa dana BOK tersebut dipotong,” ujarnya.

Dalam penggerebekan tersebut, sambung Tatan, pihak Polres Labuhan Batu hanya berhasil mengamankan barang bukti dan membawa para korban yakni 6 Kepala Puskesmas untuk diperiksa. “Enam Kepala Puskesmas selaku korban yang dibawa ke Polres Labusel untuk diperiksa diantaranya berinisial S, Kepala Puskesmas Tanjung Medan berinisial ISr, Kepala Puskesmas Mampang berinisial ZA, Kepala Puskesmas Aek Goti berinisial NAM, Kepala Puskesmas Langgapayung berinisial YH dan Kepala Puskesmas Ulumahuam berinisial EE,” ujar Tatan.

Adapun barang bukti yang berhasil disita Tim Saber Pungli Polres Labuhan Batu yakni uang sebesar Rp 54.550 ribu dari Kepala Puskesmas Aek Goti, Rp 35 juta dari Kepala Puskesmas Tanjung Medan, Rp 34.900 ribu dari Kepala Puskesmas Mampang dan dokumen pertanggungjawaban dana BOK periode Januari sampai Maret 2018.

Sebelumnya Tim Saber Pungli Polres Labuhan Batu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Desa Sosopan Kotapinang, Senin (9/7) Sore.(Zainul)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/