Disenggol Betor, Simanungkalit Nyaris Ditikam Sitorus

Sitorus lagi pegang pisau dan Simanungkalit pakai singlet putih.

MEDAN, TOPKOTA.com – Seorang penggunan jalan bernama Antonius Simanungkalit (35) Warga Jalan Pertahanan  Gang Horas Patumbak ketiban apes, dia diancam pisau mau ditikam oleh orang yang menabraknya usai membeli makanan di Simpang Amplas.

Pertengkaran yang berujung pada tindakan penganiayaan dan penikaman itu dipicu adanya insiden tabrakan antara sepedamotor Yamaha MX BM 5861 X dan Becak Bermotor (Betor) di kawasan Depan Yasanda Jalan Pertahan Patumbak, kemarin sekira Jam 22.00 Wib.

Pelakunya adalah seorang pengemudi Becak Bermotor (Betor) bernama Mangatur Sitorus (59) warga Jalan Pertahanan Gang  Amal Patumbak yan g merupakan sesama pengguna jalan.

Dijumpai di Mapolsek Patumbak, Simanungkalit menceritakan awalnya dirinya mengendarai sepedamotor berboncengan dengan anak dan istrinya sepulang dari Simpang Amplas membeli makanan. Saat tiba di kawasan depan Yasanda Jalan Pertahan Patumbak, tiba-tiba dari arah kiri ditabrak oleh Sitorus yang mengendarai Betornya. Akibat tabrakan itu tangan kiri Simanungkali terluka dan berdarah.

Keduanya kemudian menghentikan kenderaannya, lalu Simanungkalit turun dari sepedamotornya dan menghampiri pengemudi Betor yang sudah menabraknya untuk meminta pertanggungjawaban. “Saya turun dari kereta mau menanyakan dan bermaksud meminta pertanggungjawaban, tapi dia (si penabrak) malah marah-marah dan bilang mau apa kamu, lalu dia mengambil pisau, saya mau ditikamnya,” ungkapnya.

Karena tidak ada titik temu korban yang ditabrak dan juga diancam pisau, Simanungkalit langsung  menghindar karena takut ditikam. Akhirnya Simanungkalit melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian Polsek Patumbak. “Saya hanya mengindar takut ditikamnya, dia yang nabrak kok dia pula yang marah-marah mau menikam saya, ya lebih baik saya melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian,” ucapnya.

Pantauan wartawan, Personil Kepolisian Polsek Patumbak yang menerima laporan bersama korban langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara, dan lalu mengamankan pelaku dan barang bukti sebuah pisau sangkur yang digunakan untuk mengancam korban.

Sementara itu Antonius Simanungkalit bersama anak istrinya yang masih terlihat shock pasca insiden dialaminya di pinggir jalan itu ketika ditanya apakah akan membuat laporan, hanya tersenyum, sembari mengatakan kasihan dengan Mangatur Sitorus.

“Baiknya gak usah dilaporkan ajalah, kasihan pula aku melihatnya. Uda tua masuk penjara pula dia nanti, lagi pula dia sudah ngaku bersalah, dan minta maaf, mau bertanggungjawab,” ucap Simanungkalit dihadapan Polisi dan Sitorus..(Put/Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/