Dipimpin Kapolsek Medan Baru, Unras Dua Gelombang di Kantor Gubsu Kondusif

Polsek Medan Baru saat mengawal aksi unjuk rasa

MEDAN, TOPKOTA.com – Aksi unjuk rasa 2 (dua) elemen massa dengan mengatasnamakan ‘SATU’ (Solidaritas Angkutan Transportasi Umum), dan Kesatuan Mahasiswa, Rabu (14/3) mendatangi kantor Gubsu, Jalan Diponegoro No 30 Medan. Aksi demo massa yang berlangsung mulai pukul 10.15 Wib, pengamanan PAM, langsung dipimpin Kapolsek Medan Baru Kompol Victor ZiliwucSH SIK MH.

Sebelum massa aksi demo melakukan orasinya, Kompol Victor memberikan arahan tentang tupoksinya dan memploting personil pengamanan yang terdiri dari, 24 personil Polsek Medan Baru, dan 66 personil Sat Sabhara Polrestabes Medan, serta 100 personil Sat Brimobda Sumut.

Massa aksi dari elemen SATU (Solidaritas Angkutan Transportasi Umum) yang berjumlah 25 massa, dibawah kordinator Johan Merdeka. Dalam orasinya, pendemo mentut untuk memerhatikan nasib abang betor, supir angkot, dan keluarganya yang sudah semakin menderita.

Pendemo juga meminta, pelaksanakan UU No 9 tahun 2017 secara murni dan konsekwen, serta melakukan peremajaan dan tetapkan secara permanen betor sebagai icon Budaya, dan icon Wisata Kota Medan. Lalu mempermudah abang betor dan supir angkot dan keluarganya sebagai penerima bantuan sosial.

Setelah berorasi, 8 (delapan) orang perwakilan massa aksi diterima di ruang rapat gedung lama kantor gubsu oleh, Dinas Kominfo, Darwin Purba Sektaris Dishub Prov Sumut dan Plt Biro Pembangunan, Saiful Bahri. Dari hasil kesepakatan, aspirasi massa aksi diterima dengan baik dan diteruskan kepada Gubernur Sumatera Utara serta pihak Pemprovsu akan menyurati Walikota Medan. Usai diterima dan aspirasinya didengar untuk diti dak lanjuti, massa aksi membubarkan diri.

Selang beberapa menit, elemen Kesatuan Mahasiswa Peduli Transparan Sumut tiba di kantor Gubsu Medan. Dengan membawa massa sekitar 15 orang dibawah kordinator, Sofyandi Lubis dan Toharuddin Harahap. Adapun tuntutan dari elemen Kesatuan Mahasiswa peduli Transfaran, meminta Gubsu dan Dinas apendidikan agar menunda pemilihan Dewan Pendidikan Sumut. Karena dianggap tidak transfaran dan profesional. Serta meminta memecat sekretaris team seleksi, Drs Mahdi Ibrahim yang diduga Arogan dan ilegal.

Mssa aksi diterima oleh, Plt Biro Pembangunan, Saiful Bahri dan akan meneruskan aspirasi ini ke Gubsu dan menyurati Dinas Pendidikan Sumut. Kemudian, massa aksi meninggalkan objek kantor Gubsu Medan.

Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di kantor Disdik Sumut

Sebelum melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubsu, kumpulan mahasiswa ini melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, Jalan Cikditiro Medan, Rabu (14/3) sekira pukul 11.45 Wib. Di Kantor Disdik aksi unjuk rasa para mahasiswa ini dikawal oleh Panit 2 Intel Polsek Medan Baru, Iptu Syafrijal.

Setelah berorasi, kedatangan massa aksi diterima dan disambut baik oleh, Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdik Sumut, Sagino Spd Mpd. Untuk aspirasi massa pendemo, akan disampaikan kepada Kadisdik Sumut.

Pada pengamanan PAM tersebut, Panit 2 Intel Polsek Medan Baru, Iptu Syafrizal bersama 8 personil dari Polsek Medan Baru, serta 6 personil Intel Polrestabes Medan.

Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu SH SIK MH mengatakan, 2 (dua) elemen aksi yang datang kekantor Gubsu Medan yaitu, Elemen Satu (Solidaritas Angkutan Transfortasi online), dan Elemen Kesatuan Mahasiswa Peduli Transfaran Sumut. “Mereka berorasi dan menyampaikan aspirasinya dengan tertib, dan diterima dengan baik oleh Plt Biro Pembangunan. Aksi membubarkan diri dengan tertib,” ujar Kompol Victor.(Anto)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/