Bupati Sergai Narasumber Seminar Dies Natalis IMASEP ke-38 dan Departemen Agribisnis FP USU ke-58

Bupati Sergai Ir H Soekirman foto bersama dengan dosen dan mahasiswa usai saat menjadi nara sumber di Dies Natalis IMASEP ke-38 dan Departemen Agribisnis FP USU ke-58.

MEDAN, TOPKOTA.com – Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman menghadiri Seminar Dies Natalis IMASEP ke-38 dan FP UUSU ke 58, Sabtu (3/11). Kegiatan yang digelar di Aula Suratman Fakultas Pertanian USU, Bupati Sergai diminta menjadi narasumber.

Turut hadir dalam seminar yakni Perwakilan Dekan FP USU Dr Ir Tani Supriana MSi, Ketua POPMASEPI Rizky Fahtur Rahman, Ketua Prodi Agribisnis FP USU Dr Ir Satya Negara Lubis, Presiden Mahasiswa FP USU Suardi Tanjung, Penasehat IMASEP Ir Yusak Maryunianta MSi, Ketua IMASEP Fahmi Idris, Sekretaris Dinas Ketapang Rustam Effendi Gultom, Direktur Marketing PT Prima Agro Tech Gunawan Sutio, serta para mahasiswa FP USU.

Ketua Panitia Jepri Karldopa Purba dalam sambutannya memberikan apresiasi dan kehormatan atas kehadiran Bupati Sergai Ir H Soekirma khusus diundang menjadi narasumber seminar berjudul “Agribisnis Sebagai Pilar Pembangunan” hari ini. Seminar tersebut dalam rangka Dies Natalis IMASEP ke-38 dan Departemen Agribisnis FP USU ke-58 tahun ini. “Semoga FP USU semakin maju ke depan dan tetap semangat dalam kebersamaan,” ujarnya.

Bupati Soekirman saat menyampaikan paparan berjudul “Meningkatkan SDM Dalam Menghadapi Tantangan Masa Depan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0”  memulainya dengan pencerahan tentang 3 (tiga) elemen penting dalam hidup yaitu Ilmu, Iman dan Cinta.

“Ilmu telah banyak mengalami perubahan yang sangat pesat karena teknologi informasi dan komunikasi. Tempat ilmu tersebut salah satunya adalah di fakultas ini. Kemudian Iman, adalah hal yang sangat penting dan apapun agama dan keyakinan, bahwa kita semua akan mati.  Pada poin Cinta, adalah bagaimana kita mencintai almamater. Untuk mencintai fakultas perlu dilakukan banyak hal misalnya aktif bersosialisasi dengan rekan sesama mahasiswa. Selain itu pemahaman akan segala hal terkait fakultas, dan menyatukan diri pada tempat kita menimba ilmu,” ujarnya.

Lanjut Bupati, bahwa setiap orang ada masanya, dan setiap masa pasti ada orangnya. “Mungkin masa saya dahulu sewaktu kuliah berbeda dengan mahasiswa sekarang. Namun satu hal yang penting, 3 elemen tadi (Ilmu, Iman dan cinta) nantinya akan menghasilkan peace (perdamaian). Karena tanpa perdamaian tentu tidak akan ada pembangunan. Sementara pembangunan tersebut juga tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya SDM yang baik,” ujarnya.

Bupati juga menerangkan terkait Revolusi Industri 4.0 dan mengajak para mahasiswa untuk menjadi seorang entrepreneur yang kreatif. Artinya mampu melihat peluang usaha serta menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

“Presiden RI Joko Widodo meminta industri kreatif harus jadi tulang punggung Indonesia yang didukung terbentuknya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Oleh karena itu, kepada para mahasiswa diminta aktif mencari informasi terkait program tersebut agar mampu masuk kedalam masa revolusi industri ini melalui Bekraf. Manajemen harus ada ide seperti halnya 17 poin pencapaian Sustainable Development Goals, maka mari kita manfaatkan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Mengakhiri paparannya, Bupati menyampaikan selamat ulang tahun IMASEP ke-38 dan Departemen Agribisnis FP USU ke-58. IMASEP dan Prodi Agribisnis diharapkan maju berpuluh langkah didepan dan menjadi elemen penting suksesnya pembangunan di Indonesia. (End)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/