Bambang Santoso SH MH : Kajari Jangan Ragu Tahan Tersangka Dugaan Korupsi TMJB

Praktisi Hukum Bambang Santoso SH.

MEDAN, TOPKOTA.com – Hari ini, Jumat (21/9), pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo rencananya akan memeriksa para tersangka kasus dugaan korupsi Tugu Menjuah-juah Brastagi (TMJB) Kabupaten Karo.

Para tersangka diantaranya CT (Kadis Perkim Karo) dan RT (PPK di Dinas Perkim Karo). Sementara dua tersangka lainnya dari swasta, RHS selaku direktur perusahaan (rekanan), dan Ir. EPS selaku pelaksana kegiatan.

Para tersangka diduga melakukan tindakan korupsi sebesar Rp650 juta rupiah pada pembangunan TMJB. Menyikapi hal ini, Praktisi hukum muda Bambang Santoso SH MH meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo untuk segera melakukan penahanan terhadap para tersangka.

“Kajari jangan ragu-ragu. Apalagi jika penyidik Kejari Karo sudah mengantongi minimal dua alat bukti yang sah untuk menduga bahwa mereka adalah pelaku tindak pidana korupsinya. Kuncinya adalah pemenuhan alat bukti sesuai Pasal 184 KUHAP, jika terpenuhi maka lakukan penahanan,” kata Bambang via Whatsapp, Jumat (21/9).

Menurutnya, memang di dalam bahasa KUHAP tentang penahanan tidak mewajibkan adanya penahanan. Namun dari segi praktek hukum, hampir bisa dipastikan tidak ada tersangka Tipikor yang tidak ditahan. “Sepanjang syarat-syarat objektif dan subjektif yang diatur salam Pasal 21 KUHAP terpenuhi maka Penyidik Kajari dapat melakukan penahanan,” cetusnya.

Ia menjelaskan, selama ini kasus Tipikor  sangat sensitif, banyak pihak yang melihat dan memantaunya, sangat kental dengan kepentingan masyarakat. Hal itu disebabkan Tipikor mengakibatkan kerugian keuangan negara yang notabene uang rakyat. “Rakyatkan sudah sangat kesal dengan pelaku-pelaku tipikor, sebab uang negara yang seharusnya dinikmati oleh rakyat dicuri oleh oknum penyelenggara negara. Disamping itu ya Negara kita sudah menetapkan tipikor sebagai kejahatan yang luar biasa, maka penanganannya harus luar biasa pula. Jangan ada terkesan tebang pilih atau memanjakan para Tersangka korupsi,” katanya mengakhiri.(Red)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/