Atasi Konflik Sari Rejo, Polsek Medan Baru Koordinasi Bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat

Warga saat diberi pengarahan agar tidak memblokade jalan.

MEDAN, TOPKOTA.com – Sekitar 200 masyarakat Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia yang tergabung dalam Formas (Forum Masyarakat Sari Rejo) berkumpul di Jl. AH. Nasution Gg. Perbatasan Kec. Medan Johor dalam rangka menolak rencana eksekusi lahan di Lingkungan III Kelurahan Sari Rejo Kec Medan Polonia, Kamis (9/8).

Aksi tersebut dipimpin oleh Wahyu Kurnia (dari pihak Romo Centre) serta didukung oleh massa dari LBH IPK Kota Medan pimpinan Tampubolon, Forum Umat Islam (FUI) Sumut pimpinan Ustad Indera Suheri, Datuk Dzulkifli (Datuk Sukapiring)

Dalam aksinya masyarakat melakukan blokade jalan masuk ke lokasi lahan yang akan dieksekusi dengan tumpukan ban bekas serta membentangkan spanduk yang bertuliskan “Terima kasih atas dukungannya Sani Arbi dan Darusman yang mendukung warga melawan mafia tanah”.

Dalam rangka meredam gejolak  warga untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menjurus anarkis selanjutnya personel pengamanan melakukan koordinasi dengan Wahyu Kurnia dan Ustadz Suheri bahwa pelaksanaan eksekusi untuk sementara dibatalkan dan untuk itu dihimbau kepada warga untuk meninggalkan lokasi di Jl Abdul Haris Nasution Gg Perbatasan. Mendengar info tersebut warga kembali pulang kerumah masing-masing.

Kapolsek medan Baru Kompol Martuasah H Tobing SIK mengatakan pihaknya telah melakukan penggalangan  kepada Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta warga Sari Rejo agar tidak memblokir jalan karena mengganggu fasilitas umum dan menyampaikan bahwa untuk sementara eksekusi dibatalkan. (Ayu)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/