5 Program Prioritas Pemprovsu dalam RKPD Tahun 2019

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir H Irman MSi membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Sosialisasi RKPD Provsu tahun 2019, di Hotel Le Polonia Medan.

MEDAN, TOPKOTA.com –  Ada lima program yang menjadi proritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2019. Yaitu pengurangan kesenjangan antar wilayah, pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan, peningkatan pembangunan SDM dan pengurangan kemiskinan, peningkatan ketahanan pangan, dan peningkatan reformasi birokrasi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir H Irman MSi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Sosialisasi RKPD Provsu tahun 2019, di Hotel Le Polonia Medan, Jumat (13/7). “Penetapan lima program prioritas provinsi itu dilakukan, setelah mengidentifikasi berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi,” sebutnya.

Dijelaskannya, melalui lima program prioritas tersebut, ditetapkan target sasaran makro pembangunan yang ingin dicapai tahun 2019. Pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 – 5,5%, penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 5,18%, penurunan angka kemiskinan menjadi 8,5-9%, laju inflasi stabil pada kisaran 3,5 +/- 1%, koefisien gini dikisaran angka 0,3, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat pada kisaran angka 71-72. “Penyusunan RKPD dilakukan dengan penguatan pelaksanaan kebijakan yang kita sebut Money Follow Program Priority, yaitu kebijakan penganggaran yang dilakukan berbasis pada program prioritas provinsi dan nasional,” ujarnya.

Untuk penyelesaian proyek-proyek prioritas nasional di Sumut, telah ditampung dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019. Proyek prioritas nasional tersebut yaitu pengembangan destinasi wisata danau toba dan pembangunan infrastruktur pendukung bagi kawasan ekonomi khusus Sei Mangkei.

Sabrina berharap agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut dan kabupaten/kota se-Sumut mengikuti acara dengan baik, sehingga perencanaan yang dihasilkan dapat menjawab berbagai permasalahan yang sedang berkembang. “Acara ini mempunyai arti penting, sebab melalui forum ini dilakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi rincian kegiatan. Sehingga nantinya tercipta integrasi, sinkronisasi, dan sinergitas baik antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi pemerintah pusat dan daerah terhadap RKPD tahun 2019 yang disusun oleh Pemerintah Provinsi Sumut,” katanya.

Diketahui, acara Musrenbang dan Sosialisasi RKPD Provsu Tahun 2019 merupakan rangkaian proses lanjutan yang telah diawali dengan pelaksanaan Multilateral Desk Musrenbang RKPD Provsu pada tanggal 10 -11 April 2018, dilanjutkan Musrenbang RKPD Provsu Tahun 2019 tanggal 12 April 2018 di Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention Medan.

Rangkaian acara dimulai dengan pemaparan program dan rencana kerja dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi. Kemudian dilakukan diskusi dengan peserta Musrenbang.

Turut hadir dalam Musrenbang dan Sosialisasi RKPD 2019 tersebut anggota DPRD Provsu, para OPD Provsu dan kabupaten/kota se-Sumut.(Acong Smb)

https://www.facebook.com/Media-Online-Topkota-635075260029474/